Polemik Biaya Sewa Mobil Desa , Warga Adukan ke KDM, Kades Hegarmanah Ciamis Tegaskan Tak Ada Tarif

Polemik Sewa Mobil Desa
Kepala Desa Hegarmanah Muhammad Nur Ali menunjukkan bukti penyerahan bantuan sosial dari UPZ Desa Hegarmanah kepada ayah pembuat video pada Rabu (11/2/2026). (Istimewa For Radartasik.id)
0 Komentar

CIAMIS, RADARTASIK.ID — Sebuah rekaman video yang diunggah akun TikTok @missalma89 dan disebut terjadi di Desa Hegarmanah, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Ciamis beredar luas setelah pembuatnya mengadu kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Video itu menampilkan dua warga lanjut usia, salah satunya dalam kondisi sakit yang berboncengan tiga orang menggunakan sepeda motor menuju rumah sakit.

Dalam video tersebut, pembuat konten menyampaikan, “Pak Dedi, tinggali Pak Dedi, anu bade ka rumah sakit belaan dirempet tiluan, teu sanggem mayar Mobil Desa na awis teuing (Pak Dedi, lihat Pak Dedi, ini warga yang akan ke rumah sakit bela-belain dibonceng tiga orang karena tak sanggup membayar Mobil Desa terlalu mahal.)”

Baca Juga:Sekda Kabupaten Tasikmalaya Jadi Staf Ahli, Bupati Lakukan Rotasi dan Mutasi 24 PejabatGP Ansor Kabupaten Tasikmalaya Kuatkan Kader, Gelar Konsolidasi Organisasi di Enam Zona

Ia menyebut tarif mobil desa yang diketahuinya berada di kisaran Rp350.000 hingga Rp400.000 sehingga memilih menggunakan sepeda motor. “Coba diaudit ka dieu Pak Dedi, diaudit Desa Hegarmanah, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Ciamis.”

Tak hanya soal mobil desa, pembuat video juga menyampaikan curahan hatinya terkait perlakuan yang ia rasakan. “Abdi tos capek, upami nyarios sok dihakimi Pak Dedi, abdi teh sok disalah-salahkeun (Saya sudah capek jika berbicara malah dihakimi dan disalahkan.)”

Unggahan tersebut direspons langsung oleh Dedi Mulyadi melalui akun media sosialnya @dedimulyadi71. “Ini ada satu postingan saya mohon maaf belum menggunakan ambulans desa yang optimal untuk kepentingan warga.”

Ia menilai ada dua persoalan utama, yakni honor sopir yang belum memadai dan ketersediaan BBM. Ia mengusulkan skema “Antisipasi rereoangan sapoe Saribu, sehingga warga bisa mengumpulkan seribu rupiah. Uangnya bisa digunakan membantu satu sama lainnya BBM ambulans dan uang transport honor sopirnya.”

Ia juga menyampaikan, “Nantinya saya coba menghubungi ke kepala desanya, apa sih faktor penyebab peristiwa ini terjadi. Mohon maaf ketidaknyamanan pelayanan kesehatan di desa.”

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Hegarmanah Muhammad Nur Ali menegaskan bahwa beredarnya video itu merupakan miskomunikasi.

Menurut dia, Pemerintah Desa Hegarmanah telah berulang kali menyosialisasikan ketentuan penggunaan Mobil Siaga Desa melalui pengajian dan pertemuan warga, yang diatur dalam Peraturan Desa Hegarmanah Nomor 1A Tahun 2024 tentang Pengadaan dan Penggunaan Mobil Desa Siaga serta Peraturan Kepala Desa Hegarmanah Nomor 4 Tahun 2024 tentang Standar Operasional Prosedur Penggunaan Mobil Desa Siaga.

0 Komentar