TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Persiapan menuju Liga 4 Nasional tampaknya tidak ingin setengah-setengah.
Persikotas FC memanaskan mesin dengan uji coba melawan RKC Nusantara di Stadion Wiradadaha, Kota Tasikmalaya, Selasa (17/2/2026).
Hasilnya, Persikotas FC berpesta gol 6-0 di babak pertama. Junjun mencetak hattrick, disusul Mano dengan dua gol dan Wanggai satu gol.
Baca Juga:Saat Mahasiswi Diminta Turun dari Diskursus oleh Budi Mahmud Saputra!APBD dan Antrean Stasiun Kereta Api: Ujian Transparansi di Kota Tasikmalaya
Ratusan pendukung yang hadir dibuat tersenyum lebar, seolah Liga 4 Nasional sudah di depan mata.
Memasuki babak kedua, pelatih Ronny Remon melakukan rotasi besar-besaran dengan memasukkan para pemain baru.
Meski intensitas menurun, skor tetap tak berubah hingga laga usai. Enam gol cukup jadi bukti, sekaligus pengingat bahwa pekerjaan rumah masih menumpuk.
Ketua Umum Persikotas FC, Ecep S Yasa, menyebut laga ini sebagai fase penyatuan chemistry skuad baru.
“Ini masih tahap awal. Kita baru menyatukan pemain-pemain kunci yang direkrut, termasuk striker dan gelandang. Skemanya sudah mulai terlihat, tapi masih perlu dimatangkan,” ujarnya.
Ecep mengakui lawan belum sebanding, namun produktivitas tim patut disyukuri. Ke depan, Persikotas berencana mencari lawan yang lebih berat, bahkan dari kasta lebih tinggi.
“Kita ingin uji coba dengan tim Liga 3 Nusantara atau bahkan Liga 2, supaya tahu kedalaman skuad, pertahanan, gelandang, dan striker kita,” katanya.
Baca Juga:Pencairan Uang di Kota Tasikmalaya yang Datangnya Harus Menunggu Isyarat!Menanam Harapan di Kaki Gunung Sawal, NIF Hidupkan Kopi dan Wisata Edukasi Alam Ciamis
Soal penambahan pemain baru, Ecep membuka peluang. “Ada satu dua pemain lagi, masih tahap negosiasi,” ucapnya.
Target tim pun dibuat sederhana tapi bertahap. “Yang penting lolos dulu ke Liga 3 Nusantara. Setelah itu baru bicara juara. Naik kelas dulu, itu prioritas,” tegasnya.
Pelatih Persikotas FC, Ronny Remon, menjelaskan bahwa laga ini murni untuk melihat perkembangan pemain dari hasil latihan mingguan.
“Babak pertama skema berjalan, babak kedua kita ganti hampir semua pemain. Ini untuk melihat progres individu dan kolektif,” tuturnya.
Ronny menyebut ada perbedaan kualitas permainan antara dua babak karena sejumlah pemain baru masih dalam tahap adaptasi. Meski begitu, kerangka tim inti mulai terbentuk.
Terkait kebutuhan skuad, ia menilai masih perlu tambahan minimal empat pemain. “Kita butuh stopper, satu kiper, bek kiri, dan satu gelandang lagi,” tambahnya.
