Rekor sempurna di BRI Super League 2025/26—sepuluh laga kandang, sepuluh kemenangan—menjadi alasan mengapa mimpi itu tak sepenuhnya mustahil.
Pertanyaannya kini, mampukah aura GBLA menyeberang ke pentas Asia?
Di antara para pemain, suara optimisme juga dijaga oleh bek Frans Putros.
Ia menegaskan bahwa kekalahan di leg pertama belum memadamkan harapan.
Defisit tiga gol memang berat, namun bagi Putros, sepak bola selalu menyediakan ruang bagi keajaiban.
Baca Juga:Sah, Febri Hariyadi Jadi Bagian Persis Solo, Ini Kata-Kata Pertamanya Usai Tinggalkan Persib BandungFrans Putros Yakin Persib Masih Bisa Balas Kekalahan 3-0 dari Ratchaburi FC di ACL Two
Ia memastikan seluruh tim akan bekerja tanpa kompromi pada leg kedua, dengan keyakinan bahwa pintu fase berikutnya belum sepenuhnya tertutup.
Putros melihat kepercayaan itu hidup di ruang ganti—di antara pemain, staf, dan semua orang yang terlibat.
Dukungan Bobotoh diyakininya akan menjadi tenaga tambahan, dorongan yang membuat kaki tak mudah lelah dan kepala tetap tegak.
Dalam keyakinan kolektif itulah Persib menyiapkan satu malam penentuan: malam ketika logika diuji, dan keyakinan diminta berbicara lebih lantang.
“Jadi, tidak ada yang tidak mungkin,” ujar Frans Putros.
“Saya pikir, seluruh tim, staf, semua orang di sini masih percaya kita bisa melewatinya,” kata Futros lagi.
