Jovan Kirovski Ungkap Alasan AC Milan Jual Anak Ibrahimovic ke Ajax

Maximilian Ibrahimovic
Maximilian Ibrahimovic Foto: Tangkapan layar Instagram@milanfuturo
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Pergerakan pemain muda AC Milan pada bursa transfer musim dingin menjadi sorotan.

Di tengah fokus publik terhadap tim utama, manajemen Rossoneri ternyata melakukan sejumlah keputusan penting di sektor pengembangan talenta, termasuk melepas Maximilian Ibrahimovic ke Ajax.

Keputusan tersebut tentu menyita perhatian, mengingat Maximilian adalah putra legenda Milan, Zlatan Ibrahimovic.

Baca Juga:Media Italia: AC Milan Kecewa dengan Kinerja Wasit Inter vs JuventusCetak Satu Gol Setiap 78 Menit, Donyell Malen Ikuti Jejak Piatek di AC Milan

Namun Direktur Teknis proyek Milan Futuro, Jovan Kirovski, menegaskan bahwa langkah itu murni demi perkembangan sang pemain.

Dalam program “L’Inferno del Lunedì” di Milan TV, Kirovski memaparkan alasan di balik beberapa transfer pemain muda Rossoneri.

Ia menilai bahwa jalur perkembangan setiap talenta berbeda, dan klub harus realistis dalam menentukan langkah terbaik.

“Maxi bermain sangat baik. Kami melihat ada peluang baginya untuk naik ke level yang lebih tinggi. Karena itu, ketika kesempatan dari Ajax datang, kami memutuskan untuk melepasnya,” ujar Kirovski dikutip dari Calciomercato.

Menurutnya, Ajax dikenal memiliki tradisi kuat dalam mengembangkan pemain muda.

Lingkungan kompetitif di Belanda diyakini bisa memberi ruang tumbuh yang lebih besar bagi Maximilian, terutama dalam hal menit bermain dan pengalaman di level yang lebih menantang.

Tak hanya Maximilian, Milan juga melepas Matteo Dutu ke Dinamo Bucharest serta Diego Sia ke Mirandes di Spanyol.

Kirovski menekankan bahwa keputusan tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang proyek Milan Futuro.

Baca Juga:Giuseppe Marotta: Inter Milan Produk Italia yang MenduniaWasit Inter Milan vs Juventus Dapat Ancaman Pembunuhan: FIGC Tabuh Genderang Perang Terhadap Aksi Diving

“Dutu musim lalu bermain di Primavera lalu di Milan Futuro. Kami merasa dia membutuhkan level kompetisi yang berbeda untuk terus berkembang. Hal yang sama juga berlaku bagi Diego. Bermain di Spanyol memberinya pengalaman baru yang penting,” jelasnya.

Meski melepas sejumlah pemain muda, Kirovski memastikan bahwa tujuan utama proyek pengembangan tetap sama: menyiapkan pemain untuk menembus tim utama Milan.

Ia menegaskan bahwa setiap keputusan transfer selalu mempertimbangkan potensi jangka panjang, bukan sekadar langkah sesaat.

Langkah ini menunjukkan bahwa Milan tak ragu mengambil keputusan strategis, bahkan ketika menyangkut nama besar seperti Ibrahimovic.

0 Komentar