Empat Rumah Warga Rusak Akibat Pergerakan Tanah di Karangjaya Kabupaten Tasikmalaya 

Pergerakan Tanah Karangjaya
Tagana saat mendata rumah warga yang rusak akibat pergeseran tanah di Kampung Curuglandung Desa Karangjaya Kecamatan Karangjaya Kabupaten, Senin (16/2/2026). (Istimewa For Radartasik.id)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Pergeseran tanah menerjang Kampung Curuglandung, Desa Karangjaya, Kecamatan Karangjaya, Kabupaten Tasikmalaya, hingga mengakibatkan empat rumah warga mengalami kerusakan, Senin (16/02/2026). Dua rumah dilaporkan rusak berat dan dua lainnya rusak ringan.

Peristiwa tersebut dipicu hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Karangjaya.

Ketua FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adisetya, mengatakan pergeseran tanah terjadi sekitar pukul 04.01 Minggu (15/2/2026).

Baca Juga:Sekda Kabupaten Tasikmalaya Jadi Staf Ahli, Bupati Lakukan Rotasi dan Mutasi 24 PejabatGP Ansor Kabupaten Tasikmalaya Kuatkan Kader, Gelar Konsolidasi Organisasi di Enam Zona

“Pergeseran tanah dipicu hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Karangjaya. Akibatnya dua rumah rusak berat dan dua rumah warga rusak ringan,” ungkap Jembar, kepada Radar, Selasa 17 Februari 2026.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, warga terdampak mengalami kerugian materi akibat kerusakan bangunan, terutama pada bagian tembok dan lantai rumah yang retak.

“Kerusakan akibat pergeseran tanah menyebabkan tembok dinding, dan lantai rumah warga retak, untuk sementara warga diungsikan,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan pergeseran susulan, warga yang rumahnya mengalami keretakan untuk sementara waktu mengungsi ke rumah orangtua maupun saudaranya.

“Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan atau pergeseran tanah susulan, warga terdampak diungsikan ke rumah keluarga lebih aman,” kata Jembar.

Upaya penanganan telah dilakukan oleh Tagana bersama relawan dengan meninjau lokasi kejadian serta berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat. Pendataan juga telah dilakukan untuk memastikan jumlah rumah terdampak.

“Anggota relawan sudah mendata rumah warga yang terdampak. Sampai saat ini baru ada empat rumah yang rusak terdampak pergeseran tanah,” ujar Jembar, menambahkan. (dik)

0 Komentar