TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Aroma tak sedap yang awalnya disangka bangkai tikus justru mengantar warga pada kabar duka.
Seorang pria ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Perumahan Bumi Kersanagara, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Selasa (17/2/2026) sore.
Korban diketahui bernama Danil Iskandar (55), buruh harian lepas, yang selama ini disebut jarang berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Ia ditemukan tak bernyawa di area dapur rumahnya.
Kasatreskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Herman Saputra, membenarkan peristiwa tersebut.
Baca Juga:Persikotas FC Dapat “Tunggangan” Baru dari Mitsubishi, Disuntik Bus dan Semangat NasionalPesta Gol di Stadion Wiradadaha, Persikotas FC Panaskan Mesin dengan Skor Setengah Lusin
Ia menjelaskan, korban pertama kali ditemukan oleh keluarga yang hendak mengantarkan makanan.
“Sekitar pukul 16.00 WIB, saksi mencium bau tidak sedap dari dalam rumah korban. Awalnya dikira bau bangkai tikus,” kata Herman kepada wartawan.
“Setelah dipanggil tidak ada jawaban, saksi masuk ke rumah dan menemukan korban sudah tergeletak di dapur dalam kondisi meninggal dunia,” sambungnya.
Menurut keterangan polisi, kondisi tubuh korban masih utuh dan belum ditemukan tanda-tanda kekerasan.
Bau yang tercium disebut berasal dari proses alami setelah korban meninggal dunia.
“Dari hasil pemeriksaan awal di TKP, tidak ditemukan tanda penganiayaan. Korban diduga meninggal karena sakit. Berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit bronkhitis,” terangnya.
Saksi juga menyebut korban dikenal tertutup dan jarang berbaur dengan warga sekitar.
Baca Juga:Saat Mahasiswi Diminta Turun dari Diskursus oleh Budi Mahmud Saputra!APBD dan Antrean Stasiun Kereta Api: Ujian Transparansi di Kota Tasikmalaya
Hal itu membuat keberadaan korban di dalam rumah tidak segera diketahui hingga bau menyengat mulai tercium.
Petugas gabungan dari Polsek Cibeureum, piket fungsi Polres Tasikmalaya Kota, serta BPBD Kota Tasikmalaya langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Tindakan kepolisian yang kami lakukan antara lain menerima laporan, memeriksa saksi-saksi, memasang garis polisi, serta membuat surat pernyataan tidak dilakukan otopsi atas permintaan pihak keluarga,” jelas Herman.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa kesepian bisa lebih sunyi daripada malam, dan bau busuk kadang lebih cepat bicara daripada tetangga.
Di tengah padatnya Kota Tasikmalaya, ada rumah yang baru diketahui penghuninya wafat setelah aroma tak biasa mengetuk hidung warga. (rezza rizaldi)
