RADARTASIK.ID – Kontroversi laga panas antara Inter Milan dan Juventus belum juga mereda.
Kekalahan 2-3 Juventus di Giuseppe Meazza menyisakan bara, terutama terkait keputusan wasit yang dianggap merugikan Bianconeri.
Momen paling diperdebatkan adalah kartu kuning kedua untuk Pierre Kalulu pada akhir babak pertama.
Baca Juga:Legenda AC Milan Takjub dengan Penampilan Donyell Malen: Dia Sangat MematikanChivu Targetkan Juventus Jadi Batu Loncatan Patahkan Kutukan Inter Lawan Tim Papan Atas
Bek Juventus itu diusir keluar lapangan usai dianggap melanggar Alessandro Bastoni.
Saat insiden terjadi, skor masih 1-1dan bermain dengan 10 orang sejak menit ke-42 jelas mengubah dinamika pertandingan.
Juventus akhirnya takluk 2-3 setelah gol penentu Inter lahir di menit ke-90.
Seusai laga, kekecewaan kubu Turin langsung mencuat ke publik. Giorgio Chiellini dan Damien Comolli menjadi dua figur yang secara terbuka menyuarakan keberatan terhadap kepemimpinan wasit.
Namun reaksi tak berhenti di ruang ganti. Menurut laporan ANSA, Presiden Exor sekaligus pemilik Juventus, John Elkann, turun tangan langsung.
Ia disebut menghubungi Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Gabriele Gravina, untuk menyampaikan kekecewaannya.
Gravina sendiri merupakan sosok sentral dalam birokrasi sepak bola Italia dan Eropa.
Baca Juga:Daftar 4 Pemain Terburuk AC Milan saat Kalahkan Pisa: Ada Nama Adrien RabiotSumber Penghasilan Terbesar Inter dan Juventus: Nerazzurri Menang di Hak Siar, Nyonya Tua Pintar Jual Pemain
Selain menjabat Presiden FIGC, ia juga memegang posisi Wakil Presiden Pertama UEFA.
Dalam laporan tersebut, Gravina disebut telah berkomunikasi dengan Ketua Asosiasi Wasit Italia, Gianluca Rocchi, menyusul meningkatnya tensi akibat laga Inter kontra Juventus.
Elkann dilaporkan menyampaikan kekecewaan mendalam atas apa yang dianggapnya sebagai kesalahan wasit yang berulang.
Ia juga menekankan pentingnya solusi konkret guna memperbaiki sistem perwasitan, demi menjaga integritas dan kredibilitas sepak bola Italia secara keseluruhan.
Tak hanya berbicara dengan federasi, Elkann juga menjalin komunikasi internal dengan jajaran klub.
Ia menghubungi Damien Comolli, Giorgio Chiellini, serta pelatih Luciano Spalletti untuk menunjukkan dukungan penuh kepada tim.
Dalam pembicaraan tersebut, pemilik klub menyampaikan apresiasi atas semangat juang, persatuan, serta sikap profesional yang tetap dijaga meski berada dalam situasi penuh tekanan.
Komentar-komentar pascalaga dari kubu Juventus dinilai tetap terukur, kendati emosi pertandingan masih terasa kuat.
Sikap Elkann dinilai sebagai sinyal tegas bahwa Juventus tidak akan tinggal diam ketika merasa dirugikan.
