Pawai Tarhib Ramadan PKS Kota Tasikmalaya: dari Syiar hingga Bagi-bagi Jadwal Imsakiyah di Jalanan 

pawai tarhib Ramadan PKS Kota Tasikmalaya 1447 H
Rombongan Pawai Tarhib Ramadan PKS Kota Tasikmalaya melintasi Jalan Baru, Minggu (15/2/2026). Rezza Rizaldi / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Menjelang Ramadan 1447 H, suasana Kota Tasikmalaya mendadak lebih riuh dari biasanya.

Bukan karena macet atau klakson tak sabar, melainkan iring-iringan Pawai Tarhib Ramadan yang digelar ratusan kader dan simpatisan PKS Kota Tasikmalaya, Minggu (15/2/2026) pagi.

Dengan atribut bernuansa Ramadan, rombongan kendaraan menyusuri jalur-jalur utama kota.

Mulai dari Jalan Indihiang, Juanda, Letjen Mashudi, Jalan Baru (JB), Simpang Lima, Dokar, hingga HZ Mustofa.

Baca Juga:Rakorwil KAHMI dan Kegelisahan dari Timur Jawa Barat!Cara Scooter Tasikmalaya Club Menyambut Ramadan: Jalan Berkelok dan Racikan Entog!

Kota pun berubah sejenak menjadi panggung syiar bergerak—antara pesan spiritual dan parade kebersamaan.

Tak sekadar pawai, kegiatan ini juga menjadi ajang pengingat publik bahwa Ramadan tinggal hitungan hari.

Panitia membagikan jadwal imsakiyah kepada warga yang dilewati rombongan.

Di tengah hiruk-pikuk lalu lintas, secarik kertas penanda waktu sahur dan berbuka itu menjadi simbol ajakan: bersiap, bukan sekadar ramai.

Sejumlah pengurus dan tokoh PKS Kota Tasikmalaya turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Mereka menyampaikan pesan agar Ramadan dijadikan momentum perbaikan diri dan peningkatan kepedulian sosial.

“Pawai ini dimaksudkan untuk mengajak masyarakat Kota Tasikmalaya mempersiapkan diri secara spiritual, sosial, dan moral menyambut bulan penuh berkah,” ujar Ketua DPD PKS Kota Tasikmalaya, Agus Sugiarto.

Antusiasme warga terlihat sepanjang rute.

Sejumlah pengendara melambatkan laju kendaraan, pejalan kaki menerima imsakiyah, sementara sebagian lainnya mengabadikan momen dengan ponsel.

Baca Juga:Khitan Eksklusif Gratis di Kota Tasikmalaya, Dokter dari Bandung Jemput Bola ke Parhon TimurKetua Majelis Kader Muhammadiyah Kota Tasikmalaya Wafat saat Beri Sambutan Pelantikan

Kota Tasikmalaya seolah diingatkan bahwa akhir pekan tak selalu soal belanja dan nongkrong, tapi juga soal refleksi.

Selain sebagai syiar, kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi dan silaturahmi kader dengan masyarakat.

Pesan yang dibawa sederhana namun tegas: Ramadan harus menjadi ruang perbaikan diri dan peningkatan kepedulian sosial.

Pawai ini juga melintasi beberapa kecamatan sebagai simbol bahwa ajakan menyambut Ramadan tidak berhenti di pusat kota saja.

Kehadiran ratusan kendaraan dengan atribut Islami menambah warna baru pada wajah Tasikmalaya di penghujung Februari.

Melalui Tarhib Ramadan 1447 H, PKS Kota Tasikmalaya menegaskan kehadirannya di ruang publik dengan cara yang lebih persuasif: menyapa, mengingatkan, dan berbagi.

Ramadan diharapkan menjadi ajang memperkuat ukhuwah serta menebarkan kebaikan di Kota Tasikmalaya. (rezza rizaldi)

0 Komentar