Ada faktor-faktor nonteknis, seperti perbedaan cuaca dan situasi lapangan, yang dinilainya turut memengaruhi performa.
Bahkan pada babak pertama, ia meyakini timnya tampil lebih baik dan sempat mendominasi permainan, meski akhirnya harus menerima hasil yang terasa terlalu besar.
Kini, semua hitung-hitungan itu bermuara pada satu malam di GBLA.
Di sana, antara harapan dan kenyataan, Persib akan berusaha menulis ulang takdirnya—dengan semangat yang dituntut habis-habisan, dan keyakinan bahwa sepak bola selalu menyediakan ruang untuk kejutan.
