Cerita Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra Naik Kereta untuk Lamaran Anak: Anti Aji Mumpung di Tengah Jabatan

Wakil Wali Kota Tasikmalaya naik kereta untuk lamaran anak
Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra bersama sang istri Rani Permayani, putranya Diffa M Chandra, dan calon menantunya, Putri saat di Stasiun Kereta Api, Sabtu (14/2/2026) malam. istimewa for radartasik.id
0 Komentar

“Aa (panggilan akrab Diky Candra, Red) tidak mau merusak acara dengan uang yang tidak halal. Jadi tidak mau memaksakan. Sederhana karena segitu mampunya. Insyaallah semua halal,” katanya.

Kesederhanaan itu, menurut Diky, bukan hanya terlihat saat perjalanan ke Surabaya. Dalam tugas kedinasan ke luar kota pun ia memilih jalur hemat.

Jika ke Jakarta, ia lebih sering menginap di rumahnya di Bogor. Jika ke Bandung, ia memilih rumah kerabat dibanding hotel.

Baca Juga:Pawai Tarhib Ramadan PKS Kota Tasikmalaya: dari Syiar hingga Bagi-bagi Jadwal Imsakiyah di Jalanan Rakorwil KAHMI dan Kegelisahan dari Timur Jawa Barat!

“Kalau di hotel sayang uangnya. Apalagi sekarang efisiensi, lebih baik dipakai untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyinggung kondisi sosial yang menurutnya belum sepenuhnya sehat, karena masih ada anggapan bahwa pejabat harus tampil mewah.

Akibatnya, pejabat yang memilih hidup sederhana justru kerap dicurigai.

“Ke depan bukan hanya Pemkot, tapi masyarakat juga harus sehat cara berpikirnya. Kalau tidak, yang ingin jujur malah disudutkan. Serba salah,” katanya.

Di tengah budaya pamer fasilitas dan rombongan, keberangkatan Wakil Wali Kota Tasikmalaya naik kereta untuk melamar anaknya menjadi semacam satire sosial: ketika jabatan tinggi justru diuji di antrean stasiun, bukan di ruang VIP. (rezza rizaldi)

0 Komentar