Chivu Targetkan Juventus Jadi Batu Loncatan Patahkan Kutukan Inter Lawan Tim Papan Atas

Cristian Chivu
Cristian Chivu Foto: Tangkapan layar Instagram@inter
0 Komentar

RADARTASIK.ID –Derby d’Italia kembali memanas. Akhir pekan ini, Inter Milan akan menjamu rival abadinya, Juventus, dalam laga yang bukan sekadar perebutan tiga poin.

Bagi Nerazzurri dan pelatih mereka, Cristian Chivu, pertandingan ini menjadi momentum krusial untuk mematahkan kutukan saat menghadapi tim papan atas musim ini.

Inter memang kokoh di puncak klasemen dan masih unggul lima poin dari AC milan di urutan kedua.

Baca Juga:Daftar 4 Pemain Terburuk AC Milan saat Kalahkan Pisa: Ada Nama Adrien RabiotSumber Penghasilan Terbesar Inter dan Juventus: Nerazzurri Menang di Hak Siar, Nyonya Tua Pintar Jual Pemain

Namun ada satu catatan yang mengganjal: mereka belum mampu meraih kemenangan meyakinkan saat bersua rival-rival langsung di zona elite.

Situasi ini membuat duel kontra Juventus terasa lebih dari sekadar laga klasik—ini adalah ujian mental sekaligus pembuktian kualitas.

Kemenangan di kandang sendiri akan memberi dampak ganda.

Selain mempertegas dominasi di papan atas, tiga poin juga akan menjaga jarak aman dari para pesaing di zona Liga Champions.

Inter tentu tak ingin terpeleset di momen krusial ketika musim mulai memasuki fase penentuan.

Kabar baik datang dari ruang ganti Inter. Dua pilar utama lini tengah, Hakan Calhanoglu dan Nicolò Barella, dipastikan kembali tersedia setelah sempat absen dalam beberapa laga terakhir.

Barella disebut-sebut siap turun sebagai starter. Energi, mobilitas, dan determinasi gelandang Italia itu akan menjadi elemen vital dalam duel fisik dan taktis melawan Juventus.

Sementara Calhanoglu kemungkinan tidak langsung dimainkan sejak menit pertama.

Chivu disebut akan berhati-hati, mengingat kondisi kebugarannya belum sepenuhnya optimal, apalagi dengan kehadiran Piotr Zielinski yang masih solid di susunan awal.

Kembalinya dua motor permainan ini memberi dimensi berbeda bagi Inter.

Baca Juga:Inter Milan vs Juventus: Duel Harga Diri Dua Penjaga Gawang yang Akan DibuangSandro Sabatini: AC Milan Masih Bisa Tertawa karena Luka Modric

Transisi serangan menjadi lebih cepat, distribusi bola lebih variatif, dan kontrol tempo pertandingan bisa kembali berada di tangan Nerazzurri.

Di sisi lain, Juventus datang dengan tren yang terus membaik sejak kedatangan Luciano Spalletti.

Chivu mengakui bahwa Bianconeri kini memiliki identitas permainan yang semakin jelas dan solid.

“Juve telah meningkat sejak kedatangan Spalletti dan dengan cepat membangun identitas mereka. Kita berbicara tentang tim yang dapat menyulitkan siapa pun,” ujar Chivu dalam konferensi pers jelang laga.

0 Komentar