Alasan Mourinho Tak Bisa Lakukan Selebrasi di Depan Pemain Real Madrid: "Mereka Mr. Champions League”

Jose Mourinho
Jose Mourinho Foto: Tangkapan layar Instagram@josemourinho
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Sosok José Mourinho kembali mencuri perhatian di panggung Liga Champions.

Kali ini bukan hanya karena taktik atau strategi briliannya bersama Benfica, melainkan karena momen emosional yang terjadi saat timnya menyingkirkan Real Madrid di laga terakhir babak penyisihan grup beberapa waktu lalu.

Dalam wawancara panjang bersama Champions League Magazine, Mourinho blak-blakan mengungkap alasan mengapa dirinya tak ikut melakukan selebrasi di depan kubu Los Blancos saat membawa Benfica memetik kemenangan dramatis yang memastikan tiket ke babak playoff.

Baca Juga:AC Milan Resmi Lepas Alex Jimenez, Aleksandar Stankovic Tegaskan Hanya Ingin Kembali ke Inter MilanLorenzo Ossola: Bintang Muda AC Milan yang Kalem dan Tak Hanyut oleh Popularitas

‘Momen penentuan itu datang dengan cara yang tak biasa. Penjaga gawang Benfica, Anatoliy Trubin, maju ke depan pada situasi bola mati dan mencetak gol sundulan ke gawang Madrid.

Gol tersebut bukan hanya mengejutkan publik Santiago Bernabeu, tetapi juga membuat Mourinho kehilangan kendali selama beberapa detik.

“Fakta bahwa yang mencetak gol adalah seorang kiper—dan gol seperti itu—sungguh luar biasa. Selama tiga atau empat detik saya kehilangan kendali,” ujar Mourinho.

Namun euforia itu tak berlangsung lama. Mourinho mengaku langsung tersadar ketika Álvaro Arbeloa, mantan anak asuhnya di Madrid, datang memeluknya.

Momen itu menjadi pengingat bahwa ia sedang berhadapan dengan klub yang pernah ia latih dan bersama mereka ia meraih banyak kenangan.

“Arbeloa membuat saya kembali membumi. Dia muncul di depan saya dan memeluk saya. Saya langsung berpikir, saya tidak bisa merayakan seperti ini di depan teman-teman saya,” tuturnya.

Alih-alih larut dalam pesta di lapangan, Mourinho memilih berjalan masuk ke ruang ganti.

Baca Juga:Kisah Miris Hachim Mastour: Bocah Ajaib AC Milan yang Berakhir di Klub Serie CPulisic Jadi Senjata Rahasia AC Milan Curi McKennie dari Juventus

Ia tak ingin selebrasinya dianggap sebagai bentuk provokasi terhadap mantan klub dan para sahabatnya di Madrid.

Meski kemenangan tersebut terasa sangat spesial, Mourinho mengakui dirinya tak pantas melakukan selebrasi di depan Real Madrid yang disebutnya sebagai “raja dari segala raja” Eropa.

“Mereka Mr. Champions League,” ucapnya merujuk pada reputasi klub ibu kota Spanyol itu sebagai penguasa kompetisi paling elite di Eropa.

0 Komentar