Dan pada malam penentuan nanti, ketika peluit pertama dibunyikan, harapan akan kembali berdesir: bahwa dalam sepak bola, selama waktu masih berjalan, segalanya masih mungkin terjadi.
“Pertandingan kandang itu akan berbeda,” ujar Federico Barba.
“Saya katakan kami sangat kuat di kandang, kami tahu itu dan kami akan melakukannya dengan sangat baik. Jadi kami masih percaya dan yakin bisa membalikkan keadaan,” ujar Barba yakin.
