RADARTASIK.ID – Di tengah sorotan terhadap talenta muda seperti Francesco Camarda, ada satu nama lain yang perlahan namun pasti mencuri perhatian publik Rossoneri, yakni Lorenzo Ossola.
Sosoknya mungkin tidak seekspresif pemain muda lain di media sosial, tetapi di lapangan, kualitasnya berbicara lantang.
Saat ini, Ossola adalah bagian penting dari proyek pembinaan jangka panjang AC Milan dan menjadi pemain kunci di Milan Primavera sekaligus Milan Futuro.
Baca Juga:Pulisic Jadi Senjata Rahasia AC Milan Curi McKennie dari JuventusMedia Italia Ungkap Dua Masalah Utama Juventus: Penyerang Mandul, Kiper Mudah Kebobolan
Tim kedua Rossoneri itu tengah berupaya kembali ke jalur profesional setelah terdegradasi ke Serie D pada tahun pendiriannya.
Meski terpaut 13 poin dari puncak klasemen, misi utama klub bukan sekadar promosi, melainkan membangun fondasi kuat bagi regenerasi tim utama.
Manajemen Milan, melalui figur-figur seperti Zlatan Ibrahimovic dan Geoffrey Moncada, berulang kali menegaskan pentingnya jalur akademi.
Mereka tak ingin berhenti pada nama seperti Camarda atau Davide Bartesaghi dan kini Ossolamasuk dalam daftar talenta yang diproyeksikan menembus level tertinggi.
Lahir di Varese pada 2007, Ossola telah 12 tahun membela panji Rossoneri. Ia tumbuh bersama filosofi klub dan memahami identitas permainan Milan sejak usia dini.
Karakternya dikenal kalem, sopan, dan jauh dari kontroversi.
Di era ketika banyak pemain muda mudah terhanyut popularitas, Ossola tampil sebagai pribadi yang tenang.
Ia jarang tampil berlebihan di media sosial dan lebih memilih membiarkan performanya di lapangan menjadi pusat perhatian.
Secara teknis, Ossola adalah gelandang serang modern yang fleksibel.
Baca Juga:Pencari Bakat Fenerbahce: Arda Guler Korban Ruang Ganti Real Madrid yang BeracunDiego Simeone Ganggu Rencana Inter Bawa Pulang Anak Dejan Stankovic
Kaki kanannya mampu menciptakan peluang dari ruang sempit. Ia piawai membaca tekanan lawan, tidak mudah panik, dan mampu mengalirkan bola dengan visi matang.
Bersama tim Primavera, ia menjadi pusat kreativitas. Permainan sering kali dimulai dari pergerakan dan idenya. Umpan pendek maupun panjang ia distribusikan dengan akurasi dan kepercayaan diri.
Statistiknya pun solid. Dalam 16 pertandingan bersama Primavera musim ini, Ossola mencatatkan 4 gol dan 5 assist.
Namun kontribusinya tak semata angka. Ia cerdas bergerak di antara lini, membuka ruang bagi rekan setim, dan kerap hadir di momen penting dengan penyelesaian akhir.
