TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Nama Kota Tasikmalaya kembali nongol di panggung nasional.
Kali ini bukan lewat politik atau upacara seremonial, melainkan lewat sirip dan sisik ikan koi.
Erwin Kurniawan, warga Kota Tasikmalaya sekaligus perwakilan Asosiasi Pencinta Koi Indonesia (APKI) dipercaya menjadi juri dalam ajang Tambun Bungai Palangka Raya Koi Show yang digelar di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, pada 6–8 Februari 2026.
Baca Juga:Sumbatan Komunikasi yang Disebut Alarm untuk Pemerintahan Kota Tasikmalaya: Bukan Sekadar GuyonanDoa di Depan Kabah Berlabuh di Kota Tasikmalaya: Dandim Rangkul Ulama dan Yatim, Bukan Sekadar Upacara
Kontes koi tahunan yang memasuki penyelenggaraan kedua itu berlangsung di Gedung Universitas Palangka Raya dan diikuti peserta dari berbagai provinsi, mulai dari Jakarta, Bandung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Kalimantan dan pulau-pulau lain di Indonesia.
Menurut Erwin, kualitas ikan yang tampil pada ajang tersebut tergolong sangat tinggi dan sudah setara dengan standar event internasional. Harga koi yang dikonteskan pun bukan main-main, dari jutaan hingga ratusan juta rupiah per ekor.
“Ini event nasional dengan kualitas ikan yang luar biasa. Bahkan bisa dibilang setara event internasional. Harganya juga beragam, dari jutaan sampai ratusan juta rupiah,” ujar Erwin, Jumat (13/2/2026).
Ia menjelaskan, keterlibatannya sebagai juri merupakan amanah dari APKI sekaligus membawa nama Kota Tasikmalaya di ajang bergengsi tersebut.
Pemerintah daerah setempat dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah turut mendukung penuh kegiatan ini agar berlangsung meriah.
Tak sekadar adu cantik ikan, kontes koi ini juga diharapkan mampu menggerakkan ekonomi dan pariwisata daerah.
Pemerintah setempat menargetkan event tahunan ini menjadi magnet baru bagi wisata Borneo, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Baca Juga:Tiga Hari Pemeriksaan PKB, Kota Tasikmalaya Himpun Lebih dari Rp203 Juta: Wujudkan Budaya Taat PajakSekolah Berdiri, Jalanya Masih Menggantung: Akses SMAN 11 Kota Tasikmalaya Ujian Negara Hadir
“Harapannya event ini bisa menghidupkan ekonomi lokal dan mengenalkan pariwisata Borneo lebih luas. Bukan cuma koi yang berenang, tapi juga roda ekonomi,” katanya.
Erwin menambahkan, keikutsertaannya sebagai juri sekaligus menjadi jembatan sinergi antara dunia perikanan hias dan pariwisata, baik di Kalimantan maupun di Kota Tasikmalaya.
“Saya mewakili APKI dan Kota Tasikmalaya. Mudah-mudahan kerja sama yang sudah terjalin bisa berkembang ke proyek-proyek lain ke depan, khususnya di bidang perikanan dan pariwisata,” ujarnya.
