AC Milan Resmi Lepas Alex Jimenez, Aleksandar Stankovic Tegaskan Hanya Ingin Kembali ke Inter Milan

Aleksandar Stankovic
Aleksandar Stankovic Foto: Tangkapan layar Instagram@alestankovic
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Pergerakan bursa transfer kembali menghadirkan kabar penting dari Italia dan Inggris.

AFC Bournemouth resmi mengonfirmasi bahwa Alex Jimenez kini bergabung secara permanen dari AC Milan.

Bek muda berusia 20 tahun itu sebelumnya dipermanenkan Milan dari Real Madrid pada Juni 2024 dengan biaya sekitar €5 juta atau setara Rp85 miliar (kurs €1 = Rp17.000).

Baca Juga:Pulisic Jadi Senjata Rahasia AC Milan Curi McKennie dari JuventusMedia Italia Ungkap Dua Masalah Utama Juventus: Penyerang Mandul, Kiper Mudah Kebobolan

Namun, belum sempat benar-benar menancapkan posisinya di skuad utama Rossoneri, Jimenez dipinjamkan ke Bournemouth pada awal musim 2025-2026.

Awalnya, kepindahan itu hanya berstatus pinjaman. Namun dalam klausul perjanjian terdapat opsi pembelian yang akan aktif jika sang pemain mencapai jumlah penampilan tertentu.

Syarat tersebut akhirnya terpenuhi. Jimenez tampil di lebih dari setengah pertandingan kompetitif The Cherries musim ini, sehingga klausul pembelian otomatis diaktifkan.

Dengan demikian, Bournemouth resmi mengikatnya hingga tahun 2031.

Kepastian ini menandai berakhirnya perjalanan singkat Jimenez di Milan, sekaligus membuka babak baru kariernya di Premier League.

Bagi Rossoneri, keputusan melepasnya kemungkinan bagian dari strategi perampingan skuad dan penyeimbangan neraca transfer.

Sementara itu, dari Belgia muncul pernyataan menarik dari Aleksandar Stankovic, gelandang muda yang saat ini membela Club Brugge.

Putra legenda Inter, Dejan Stankovic, itu secara terbuka menyatakan bahwa mimpinya hanya satu: kembali ke Inter Milan.

Dalam wawancara bersama Sky, Aleksandar mengungkapkan kedekatan emosionalnya dengan Nerazzurri.

Baca Juga:Pencari Bakat Fenerbahce: Arda Guler Korban Ruang Ganti Real Madrid yang BeracunDiego Simeone Ganggu Rencana Inter Bawa Pulang Anak Dejan Stankovic

“Saya mulai bermain sepak bola pada usia empat tahun, mengenakan seragam Inter, tinggal 100 meter dari San Siro. Itu tetap menjadi mimpi, seperti mimpi banyak penggemar Inter,” ujarnya.

“Dengan nama belakang seperti saya, itu tidak mudah. Saya melihatnya sebagai hal yang positif; Anda memiliki seseorang yang sangat dekat dengan Anda yang telah mengalami hal yang sama sebelum Anda,” lanjutnya.

Meski demikian, ia menegaskan komitmennya saat ini bersama Club Brugge.

“Brugge adalah klub besar, saya merasa sangat nyaman di sini. Kembali ke Inter adalah mimpi. Suatu hari, siapa tahu kapan, mungkin itu akan menjadi kenyataan. Saat ini, mimpi saya adalah menyelesaikan musim di sini dan melakukannya dengan baik,” tambahnya.

0 Komentar