Sebulan Menjabat, Kapolres Ungkap 15 Kasus Curanmor dan Belasan Kasus Narkoba di Kota Tasikmalaya

pengungkapan kasus curanmor di Kota Tasikmalaya 2026
Ekspos kasus curanmor, narkoba dan knalpot brong di halaman Mapolres Tasikmalaya Kota, Kamis (12/2/2026). Rezza Rizaldi / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

Menurut Kapolres, knalpot bising dan miras kerap menjadi kombinasi sempurna pemicu keributan.

“Kalau tidak ada miras dan tidak ada knalpot, orang jarang ribut. Tapi kalau dua-duanya ada, jiwa nekat muncul,” katanya, disambut tawa hadirin.

AKBP Andi menegaskan polisi tak bisa bekerja sendiri menjaga keamanan Kota Tasikmalaya.

Baca Juga:Gentengisasi Prabowo Jadi Angin Segar, Industri Genteng di Priangan Timur Siap Bangkit dari Mati SuriPositif Tipes Usai Rakor di Jakarta, Wali Kota Tasikmalaya Jalani Bedrest Total

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari orang tua, RT/RW, tokoh agama, pemerintah, hingga media untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah, terlebih menjelang Ramadan.

“Kami masih punya banyak pekerjaan rumah. Keamanan bukan hanya tugas polisi, tapi tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi langkah Polres Tasikmalaya Kota.

Ia menilai komunikasi dan kolaborasi menjadi kunci masa depan Kota Tasikmalaya.

“Masa depan kota sangat tergantung pada pola komunikasi. Semoga di bulan Ramadan ini kita diberi kekuatan untuk menjaga ketertiban dan meraih keberkahan bersama,” tutur Diky.

Silaturahmi pun ditutup dengan pesan sederhana tapi berat makna: Kota Tasikmalaya ingin tetap aman, damai, dan tak kalah viral dibanding berita kriminalnya. (rezza rizaldi)

0 Komentar