Liga Super Berakhir, Javier Tebas Ledek Presiden Real Madrid

Javier Tebas
Javier Tebas Tangkapan layar Instagram@javier.tebas
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Polemik Liga Super Eropa kembali memanas setelah Real Madrid dilaporkan menarik diri dari proyek kontroversial tersebut.

Presiden LaLiga, Javier Tebas, tak menyia-nyiakan momen untuk melontarkan sindiran tajam kepada Presiden Real Madrid, Florentino Pérez.

Seperti diketahui, Real Madrid menjadi satu-satunya klub yang masih bertahan dari rencana awal Liga Super yang sempat menggemparkan dunia sepak bola pada 2021.

Baca Juga:Chivu Paksa Calhanoglu Tampil Lawan JuventusLazio Lolos ke Semifinal Coppa Italia, Sarri Sanjung Daniel Maldini

Proyek itu awalnya melibatkan 12 klub elite Eropa: Real Madrid, Barcelona, dan Atlético Madrid dari Spanyol; AC Milan, Inter Milan, dan Juventus dari Italia; serta Manchester City, Manchester United, Arsenal, Tottenham Hotspur, Liverpool, dan Chelsea dari Inggris.

Namun seiring berjalannya waktu, satu per satu klub memilih mundur di tengah tekanan publik dan ancaman sanksi dari UEFA.

Real Madrid bersama Barcelona sempat menjadi motor utama yang terus mempertahankan gagasan kompetisi tandingan tersebut.

Kini, ketika Real Madrid disebut mulai mengambil jarak, Tebas langsung menyentil Pérez melalui media sosial.

“Kurang dari 90 hari yang lalu, Florentino Pérez berpendapat bahwa mencapai kesepakatan dengan UEFA hampir sama dengan menyerah. Sekarang fase biasa dimulai: juru bicara membangun narasi sehingga pencabutan pernyataan tampak seperti kemenangan strategis,” tulis Tebas.

Ia menilai perubahan sikap tersebut bukanlah persoalan utama. Menurutnya, yang menjadi masalah adalah upaya menyangkal bahwa perubahan itu memang terjadi.

“Masalahnya bukan perubahan. Masalahnya adalah menyangkal bahwa telah terjadi perubahan apa pun. Ketika Anda memiliki kepemimpinan sejati, Anda tidak perlu menulis ulang apa yang Anda katakan 90 hari yang lalu. Kompetisi satu lawan satu tidak mungkin,” sindirnya.

Baca Juga:Camarda Bantah Akan Gabung Inter Milan: Cinta Saya ke Milan Tidak Bisa DipertanyakanAC Milan Bakal Kantongi Duit Rp1,7 Triliun dari Pemain Buangan

Pernyataan itu menegaskan rivalitas panjang antara Tebas dan Pérez, terutama terkait visi masa depan sepak bola Eropa.

Tebas selama ini menjadi salah satu penentang keras Liga Super, yang ia anggap mengancam ekosistem kompetisi domestik.

Sebelumnya, dalam sebuah acara yang digelar Europa Press, Tebas kembali melontarkan kritik terbuka kepada Florentino Pérez.

Ia mengaitkan kepemimpinan presiden Real Madrid itu dengan isu integritas dan tata kelola sepak bola Spanyol.

0 Komentar