Putra legenda AC Milan, Paolo Maldini, itu dipercaya tampil sebagai ujung tombak dalam laga ini.
Sarri mengungkapkan bahwa keputusan memainkan Maldini sebagai penyerang memang sudah direncanakan.
“Hari ini memang ada niat untuk memainkannya sebagai penyerang. Menurut saya dia punya potensi besar yang belum sepenuhnya ia maksimalkan. Saya berharap dia bisa berkembang hingga 100 persen dari kemampuannya,” kata Sarri.
Baca Juga:Camarda Bantah Akan Gabung Inter Milan: Cinta Saya ke Milan Tidak Bisa DipertanyakanAC Milan Bakal Kantongi Duit Rp1,7 Triliun dari Pemain Buangan
Pernyataan tersebut menjadi sinyal kepercayaan besar dari Sarri kepada Maldini, yang perlahan mulai menemukan peran idealnya di Lazio.
Fleksibilitasnya di lini depan dinilai bisa menjadi senjata tambahan bagi Biancocelesti dalam menghadapi jadwal padat ke depan.
Sarri juga memberi kabar terbaru soal kondisi Pedro yang harus ditarik keluar karena cedera. Ia memastikan hasil pemeriksaan awal cukup melegakan.
“Sepertinya hasil tes sudah menyingkirkan kemungkinan patah tulang,” jelasnya.
Lebih dari sekadar kemenangan, Sarri merasakan adanya kekompakan yang semakin kuat di ruang ganti Lazio.
Ia menilai berbagai kesulitan sepanjang musim justru membentuk karakter tim yang solid.
“Ada perasaan bahwa kami telah menciptakan grup yang benar-benar solid. Para pemain memiliki cara pandang yang sama tentang sepak bola,” tuturnya.
Baca Juga:Media Italia: Inter dan Juventus Rebutan Kiper Tottenham Seharga Rp425 MiliarBuffon Ungkap Syarat Kenan Yildiz Masuk Daftar Legenda Juventus: Menangkan Liga Champions
“Semua kesulitan musim ini memang memberi kami masalah, tetapi juga memberi kesempatan untuk membangun tim yang bersatu,” pungkasnya.
Dengan kemenangan ini, Lazio menjaga asa meraih trofi musim ini. Semangat kolektif dan mental baja yang ditunjukkan saat adu penalti menjadi modal penting menghadapi semifinal Coppa Italia yang sudah menanti di depan mata.
