Drainase Kurang Baik, Air Menggenang di Jalan Depan Pendopo Baru Kabupaten Tasikmalaya

Genangan Air depan pendopo
Air keluar dari drainase dan menggenangi jalan di depan Pendopo Baru Kabupaten Tasikmalaya, Kamis 12 Februari 2026. (Ujang Nandar/Radartasik.id)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Pemandangan kurang sedap terlihat di kawasan depan Pendopo Baru Kabupaten Tasikmalaya pada Kamis 12 Februari 2025, pagi.

Jalan yang seharusnya menjadi akses utama sekaligus etalase wajah pemerintahan daerah justru dipenuhi genangan air usai hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada malam sebelumnya.

Pantauan di lokasi, air menggenang hampir di sepanjang badan jalan depan kompleks pendopo atau rumah dinas. Ketinggian air memang tidak terlalu dalam, namun cukup mengganggu kendaraan yang melintas dan meninggalkan kesan kumuh di lingkungan pusat pemerintahan.

Baca Juga:Sekda Kabupaten Tasikmalaya Jadi Staf Ahli, Bupati Lakukan Rotasi dan Mutasi 24 PejabatGP Ansor Kabupaten Tasikmalaya Kuatkan Kader, Gelar Konsolidasi Organisasi di Enam Zona

Air tampak mengalirdari selokan. Beberapa pengendara sepeda motor terpaksa memperlambat laju kendaraannya saat melintasi genangan, sementara pejalan kaki harus mencari sisi jalan yang lebih kering.

Dari pengamatan, genangan diduga bersumber dari sistem drainase yang tidak berfungsi optimal. Saluran air di depan pendopo terlihat dipenuhi rumput liar dan endapan tanah sehingga aliran air tersumbat. Saat hujan deras turun, air tak lagi tertampung dan akhirnya meluap ke badan jalan.

Salah seorang warga sekitar, Rima (35), mengatakan genangan itu hampir selalu muncul ketika hujan turun dengan intensitas tinggi. Menurutnya, penyebab utama adalah selokan yang jarang dibersihkan.

“Airnya dari selokan, meluap terus masuk ke jalan. Kalau hujan deras pasti begini,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah lebih memperhatikan kebersihan drainase, terlebih lokasi tersebut berada tepat di depan rumah dinas bupati yang seharusnya menjadi contoh penataan lingkungan.

“Harusnya rutin dibersihkan. Ini kan lingkungan pendopo, mestinya lebih rapi dan terawat,” tambahnya.

Keluhan serupa disampaikan Firman, warga lainnya. Ia menilai kondisi tersebut merusak estetika kawasan pemerintahan yang semestinya menjadi simbol kerapian dan tata kelola yang baik.

Baca Juga:Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Aldira Yusup Soroti Penutupan Tambang Emas: WPR Belum Dirasakan Rakyat!Anggota DPRD Jabar Arip Rachman Salurkan 2.500 kWh Listrik Gratis untuk Warga Kurang Mampu di Tasikmalaya

“Kalau depan pendopo saja begini, kelihatannya seperti kurang diperhatikan. Padahal ini pusat pemerintahan, harusnya paling bersih,” katanya.

Menurutnya, persoalan drainase mungkin terlihat sepele, namun berdampak pada kenyamanan masyarakat dan citra pemerintah daerah. Ia berharap ada perawatan rutin agar saluran air tetap lancar dan genangan tidak kembali terjadi.

Genangan di depan pendopo ini menjadi pengingat bahwa infrastruktur dasar seperti drainase memegang peranan penting, bukan hanya untuk mencegah banjir kecil, tetapi juga menjaga wajah kota tetap tertata.

0 Komentar