Selanjutnya, menuntut wali kota dan wakil wali kota memberikan laporan capaian kinerja satu tahun ini secara terbuka. Membuka akses data seluas-luasnya terkait penggunaan APBD.
Meminta wali kota dan wakil wali kota menandatangani pakta integritas, untuk menyelesaikan sisa janji kampanye dalam waktu maksimal satu tahun ke depan.
Wali Kota Banjar H Sudarsono mengaku siap merespon masukan dari aliansi pemuda agar roda pemerintahan berjalan dengan baik. “Kita akan bekerja keras dan berpangku tangan menyelesaikan permasalahan yang ada, salah satunya meningkatkan kesejahteraan masyarakat meski dengan APBD yang minim,” ujarnya.
Baca Juga:Izin Belum Tuntas, Sebagian Lapang Padel di Kota Tasikmalaya Diminta Berhenti BeroperasiKejari Garut Ringkus Tiga Tersangka Kasus Kredit Fiktif BPR BIJ Garut
Solusinya menyelesaikan masalah tersebut, dengan membuka investasi agar para investor nyaman berinvestasi di Kota Banjar.
Pihaknya memiliki harapan besar investor besar bisa masuk ke Kota Banjar, sehingga bisa meningkatkan PAD hingga kesejahteraan masyarakat.
Di sela akhir refleksi, Wali Kota Banjar diberi kejutan berupa kue ulang tahun dan juga sertifikat penghargaan dari GMNI Kota Banjar sebagai juara 1 rajin seremonial dan penyampaian narasi kartu Berdaya. (Anto Sugiarto)
