Belasan Korban Aplikasi MBA Lapor Polres Tasikmalaya Kota, Kerugian Beragam 

korban aplikasi MBA lapor Polres Tasikmalaya Kota
Korban dugaan investasi bodong MBA saat mengantre laporan di Kantor Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota, Selasa (10/2/2026). Istimewa for Radar Tasikmalaya
0 Komentar

“Bapak saya masuk Rp1,4 juta, mertua Rp500 ribu, istri Rp500 ribu. Total kerugian saya sekitar Rp25 jutaan,” tuturnya.

Kini, yang tersisa hanya harapan agar uang mereka bisa kembali.

Para korban menegaskan tujuan utama mereka melapor adalah meminta pengembalian modal.

“Intina mah hoyong diuwikeun modal wae. Kalau tidak bisa semua, setengahna ge teu nanaon,” kata Hendi.

Kasusnya kini tengah ditangani Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota.

Baca Juga:Mohon Doanya: Mantan Wali Kota Tasikmalaya H Syarif Hidayat Jalani Operasi di BandungTabrakan Beruntun di Cicariang Kota Tasikmalaya, Avanza Diseruduk SUV hingga Etalase Bakso Pecah

Laporan ini menambah daftar panjang kasus investasi bodong di Kota Tasikmalaya.

Aplikasi berganti nama, skema berganti kemasan, tapi korban tetap lahir dari pola yang sama: janji manis tanpa jaminan.

Di tengah maraknya bonus telur emas, hadiah mobil, dan penghasilan harian instan, para korban kini belajar satu hal pahit: tidak semua yang berlabel aplikasi pintar, benar-benar pintar untuk diikuti. (rezza rizaldi)

0 Komentar