RADARTASIK.ID – Hampir 30 hari telah berlalu sejak Hakan Calhanoglu harus menepi akibat cedera soleus yang dialaminya di akhir laga imbang 2-2 melawan Napoli.
Cedera tersebut terbukti cukup krusial bagi gelandang asal Turki itu, yang baru-baru ini akhirnya menetapkan jadwal untuk kembali menjalani latihan bersama skuad utama Inter Milan.
Di tengah masa pemulihannya, situasi Inter justru berkembang ke arah yang positif.
Baca Juga:Media Italia: Inter Milan Ingin Curi Weston McKennie dari JuventusGasperini Gabung De Rossi Kecam Wasit Serie A: Sepak Bola Seperti Ini Tidak Kami Sukai
Tim asuhan Cristian Chivu tidak hanya mampu menjaga stabilitas permainan, tetapi bahkan menunjukkan peningkatan performa yang signifikan.
Namun, bersamaan dengan itu, rumor mengenai masa depan Calhanoglu kembali mencuat, baik terkait minat dari Turki maupun kemungkinan pembaruan kontrak bersama Nerazzurri.
Sejak Inter bermain tanpa Calhanoglu, laju mereka sama sekali tidak melambat.
Di Serie A, Inter menyapu bersih lima pertandingan dengan lima kemenangan, mencetak total 15 gol dan hanya kebobolan dua kali.
Di ajang Coppa Italia, Nerazzurri sukses menyingkirkan Torino, sementara di Liga Champions mereka hanya menelan satu kekalahan dari Arsenal, diiringi kemenangan penting pada babak play-off melawan Borussia Dortmund.
Statistik ini menunjukkan bahwa Inter telah menemukan keseimbangan baru, bahkan tanpa motor utama lini tengah mereka.
Absennya Calhanoglu membuka ruang bagi pemain lain. Piotr Zielinski tampil sebagai pengganti utama di posisi regista, sementara Petar Sucic dan Nicolo Barella bergantian mengisi peran sesuai kebutuhan taktik.
Baca Juga:Cetak Kemenangan Bersejarah di Anfield, Guardiola Malah Suruh Pemain City “Ngopi”Jurnalis Italia: AS Roma Lebih Berpotensi Terjerat Utang Dibandingkan Inter dan Juventus
Fleksibilitas ini memberi Inter keleluasaan untuk mengevaluasi masa depan Calhanoglu tanpa tekanan berlebihan.
Fokus diskusi musim panas nanti diperkirakan akan tertuju pada potensi tawaran dari Turki, khususnya Galatasaray.
Klub raksasa Istanbul itu kembali dikaitkan dengan Calhanoglu, setelah upaya mereka pada musim panas lalu gagal membuahkan hasil.
Saat itu, Galatasaray mencoba memanfaatkan kedekatan emosional sang pemain dengan Turki, termasuk pengaruh keluarga dan lingkungan terdekatnya.
Namun, Inter menilai tawaran yang datang tidak cukup meyakinkan.
Situasi serupa kembali terjadi pada bursa transfer musim dingin. Perwakilan Galatasaray bahkan sempat terlihat di Milan, tetapi Giuseppe Marotta dan Piero Ausilio tetap bersikukuh menutup pintu.
Tidak ada proposal yang dianggap sepadan dengan nilai Calhanoglu.
