RADARTASIK.ID— Lampu Stadion Ratchaburi akan menjadi saksi langkah penting Persib Bandung di pentas Asia.
Pada Rabu malam, 11 Februari 2026, tepat pukul 19.15 WIB, Pangeran Biru dijadwalkan menantang Ratchaburi FC pada leg pertama babak 16 besar AFC Champions League Two atau ACL Two.
Di fase gugur ini, tak ada lagi ruang untuk lengah—setiap detail menjadi penentu nasib.
Baca Juga:Guru Madrasah Investasi Peradaban Bangsa, Ini Kabar Baik untuk Guru Madrasah Swasta Non ASN Menhaj Menggagas Program Beras Haji Nusantara untuk Penuhi Pangan Jemaah Haji Indonesia di Tanah Suci
Di tengah persiapan itu, mantan gelandang Persija yang kini menjadi gelandang Persib Bandung Adam Alis menegaskan kesiapan timnya.
Ia menggambarkan bahwa seluruh elemen skuad telah menjalani persiapan secara menyeluruh, baik dari aspek kebugaran fisik maupun pematangan strategi.
“Semua persiapan berjalan baik. Kami berharap mendapatkan hasil maksimal. Karena ini bukan fase grup lagi, ini 16 besar, kami harus maksimal,” kata Adam Alis.
Bagi Adam, pertandingan ini memiliki bobot berbeda karena fase gugur menuntut fokus dan ketajaman yang lebih tinggi dibandingkan fase grup.
Menurutnya, Persib Bandung tidak hanya datang untuk bertanding, melainkan untuk meraih hasil maksimal.
Ia menyadari bahwa pada babak 16 besar, kesalahan sekecil apa pun bisa berujung pada konsekuensi besar.
Karena itu, setiap pemain dituntut tampil sepenuh hati dan menjaga konsentrasi sejak menit awal hingga peluit akhir.
Adam juga menaruh respek besar terhadap kekuatan Ratchaburi FC.
Baca Juga:Dilatih Eks Persib, Semen Padang Terus Menghentak, Terbaru Kalahkan Persita Tangerang 1-0Malam Indah Bintang Masa Depan Persebaya Surabaya, Alfan Suaib Cetak Gol Debutnya di Bajul Ijo
“Saya pikir Ratchaburi FC itu cukup kuat. Saya lihat, mereka memasukkan pemain-pemain baru. Sekarang di level atas juga. Kami tidak bisa meremehkan, harus tetap fokus sama tim kami sendiri untuk hasil yang maksimal,” tambahnya.
Ia menilai tim tuan rumah sedang berada dalam tren positif, diperkuat oleh kehadiran sejumlah pemain baru yang membuat komposisi mereka semakin solid dan kompetitif.
Situasi tersebut membuat Persib Bandung memilih pendekatan realistis: tidak meremehkan lawan, namun tetap menjaga fokus pada kekuatan sendiri agar rencana permainan berjalan optimal.
Di balik perannya sebagai gelandang, Adam menyimpan motivasi pribadi untuk kembali mencatatkan namanya di papan skor kompetisi Asia.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa ambisi individu tidak pernah melampaui kepentingan tim.
