PANGANDARAN, RADARTASIK.ID—Menjelang Ramadan, tim gabungan TNI, Polri dan Satpol PP melakukan razia ke tempat-tempat hiburan di kawasan wisata Pantai Pangandaran. Ratusan botol miras diamankan dengan alasan menjaga ketertiban.
Operasi yang dilakukan sejak Sabtu (7/2/2026) malam hingga Minggu (8/2/2026) dini hari itu merupakan bagian dari KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan) menjelang Operasi Ketupat Lodaya 2026 nanti. Targetnya, situasi Kamtibmas tetap terjaga setidaknya di bulan Ramadan sampai hari raya Idul Fitri atau lebaran.
Kabag Ops Polres Pangandaran, Kompol Subagja mengatakan bahwa sasaran mereka adalah sejumlah pedagang miras dan tentunya tempat-tempat hiburan malam. “Untuk pedagang miras, kita sudah lakukan operasi dan berhasil mengamankan, 100 botol minuman keras, dalam rangka menyambut bulan puasa, kita juga razia tempat hiburan malam,” jelasnya kepada Radar Minggu.
Baca Juga:Cegah Anak Jadi Korban Child Grooming, Mahasiswa KKN UNIK Cipasung Lakukan Edukasi Area PrivasiOperasional RSUD Dewi Sartika Bisa Jadi Pemborosan, Lebih Bermanfaat Dijadikan Rumah Dinas Wali Kota
Tim gabungan terlihat mendatangi sejumlah kios penjual miras di sekitar kawasan Pantai Pangandaran. Kegiatan itu sempat menarik perhatian wisatawan yang sedang berlibur.
“Kita laksanakan kegiatan ini agar terbangun suasana Kamtibmas di wilayah hukum Polres Pangandaran,” katanya.
Ia mengatakan, pihaknya sudah memberikan imbauan kepada pengusaha hiburan malam dan juga penjual miras, agar tidak beroperasi selama bulan Ramadan nanti.”Intinya selama satu bulan penuh, sampai idul fitri, diimbau untuk tidak beroperasi,” katanya.
Aturan larangan hiburan malam untuk tidak beroperasi selama bulan puasa, biasanya diatur dalam Surat Edaran Bupati Pangandaran.
Lanjut dia, selama ramadan pihaknya akan tetap melakukan operasi untuk memastikan tidak ada tempat hiburan atau kios miras yang buka.
“Nah untuk sekarang, kita masih lakukan pendataan dan juga pembinaan,” jelasnya.
Selain memeriksa sejumlah tempat hiburan malam, tim gabungan juga mendatangi titik-titik yang sering dijadikan tempat untuk berkerumun.(Deni Nurdiansah)
