Persib Memilih Sang Legenda untuk Mengawal Teja Paku Alam di Sisa Kompetisi Musim Ini

Persib Memilih Sang Legenda untuk Mengawal Teja Paku Alam di Sisa Kompetisi Musim Ini
Persib Memilih Sang Legenda untuk Mengawal Teja Paku Alam di Sisa Kompetisi Musim Ini. Foto: Persib
0 Komentar

RADARTASIK.ID— Keputusan tak biasa diambil Persib Bandung. Saat kompetisi memasuki paruh kedua Super League 2025/2026.

Di tengah keterbatasan pilihan dan waktu yang kian menipis, Persib memilih sang legenda untuk mengawal Teja Paku Alam di sisa kompetisi musim ini.

Persib kembali memanggil satu nama yang telah lama menyatu dengan denyut sejarah mereka: I Made Wirawan.

Baca Juga:Persija Tak Berkutik di Markas Sendiri, Dibungkam Arema FC 2-0, Kini Persib Nyaman di Posisi PuncakPersija Tak Ingin Tertinggal Jauh dari Persib, Bidik 3 Poin dari Arema FC, Pemain-Pemain Baru Dimainkan?

Sosok yang sebelumnya telah menutup lembaran karier sebagai kiper Persib Bandung ini kini kembali didaftarkan sebagai penjaga gawang aktif, meski perannya sebagai asisten pelatih kiper tetap berjalan.

Sebuah peran ganda yang sarat makna, sekaligus penanda kepercayaan yang belum pudar.

Dalam susunan tim, Made diproyeksikan menjadi lapis pengaman di bawah mistar.

Ia akan berdiri di belakang Teja Paku Alam, Fitrah Maulana, dan Rhaka Syafaka Bilhuda.

Sementara itu, kiper asal Wales, Adam Przybek, diarahkan untuk memusatkan energi sepenuhnya pada perjuangan Persib di AFC Champions League Two 2025/26.

Pelatih kepala Persib Bojan Hodak, menjelaskan bahwa langkah tersebut lahir semata-mata dari kebutuhan tim, bukan romantisme semata.

Ia menilai situasi pasar transfer tengah musim tak memberi banyak ruang untuk mencari penjaga gawang berkualitas.

Baca Juga:Jakarta Bergerak, Pramono Ikuti Arahan Presiden Prabowo Bersih-Bersih Lingkungan, Turunkan 171 Ribu OrangPresiden Prabowo Bangga Kampung Haji Indonesia di Makkah Mendapatkan Dukungan Penuh Kerajaan Arab Saudi

Dengan regulasi yang menuntut keberadaan empat kiper dalam skuad dan tenggat pendaftaran yang semakin dekat, pilihan paling rasional justru kembali pada sosok yang sudah sangat memahami atmosfer dan tuntutan klub.

I Made Wirawan, menurut Bojan, menjadi jawaban paling realistis.

Nama I Made Wirawan memang bukan figur asing bagi Persib Bandung.

Sejak bergabung pada 2012, ia menjadi bagian penting perjalanan tim, termasuk saat mengantar Maung Bandung menjuarai Liga Super Indonesia 2014.

Ia resmi menyatakan pensiun bersamaan dengan berakhirnya Liga 1 musim 2022/2023.

Laga terakhirnya tercatat saat PERSIB menghadapi Persikabo 1973 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, pada 15 April 2023.

Meski telah cukup lama meninggalkan panggung kompetisi profesional, Bojan Hodak menilai kemampuan Made belum sepenuhnya memudar.

Dalam kondisi darurat, kiper asal Bali itu dinilai masih layak dipercaya untuk berdiri di bawah mistar.

Namun demikian, Bojan tetap berharap skenario tersebut tak perlu terjadi, dengan harapan seluruh penjaga gawang utama Persib mampu menjaga kebugaran hingga musim berakhir.

0 Komentar