Para Ketua DPC dan Fraksi Gerindra se-Jawa Barat Wajib Jadi Corong Program Prabowo

ketua DPC Gerindra se-Jawa Barat jadi juru bicara program Prabowo
Ketua DPD Gerindra Jawa Barat, H Amir Mahpud saat diskusi. istimewa for Radar Tasikmalaya
0 Komentar

BANDUNG, RADARTASIK.ID — Politik tidak cukup hanya mengibarkan bendera dan memasang baliho.

Para ketua DPC dan Fraksi Partai Gerindra di Jawa Barat, kini dituntut naik kelas: menjadi juru bicara aktif program Presiden Prabowo Subianto, bukan sekadar pengurus struktural yang sibuk urusan internal partai.

Pesan itu disampaikan Ketua DPD Gerindra Jawa Barat, H Amir Mahpud, dalam pernyataannya kepada wartawan di Bandung, Senin (9/2/2026).

Baca Juga:DKKT Uji Arah Gerak Seni Kota Tasikmalaya: Dari Rapat di Curug hingga Tantangan Digitalisasi BudayaWarga Ciamis Berhak Bahagia, Usai PSGC Dipastikan Lolos ke Liga 2 Pegadaian!

Ia menegaskan, kader Gerindra—terutama para ketua DPC dan Fraksi—harus mampu menerjemahkan program besar pemerintah ke dalam bahasa yang bisa dipahami rakyat.

“Juru bicara itu tidak harus selalu dari lembaga formal negara. Sebagai partai pendukung utama Presiden, para ketua DPC dan Fraksi punya tanggung jawab moral menjadi jubir di daerahnya masing-masing,” kata Amir.

Menurut Amir, keberhasilan Presiden Prabowo bukan hanya soal seberapa megah desain program nasional, tetapi seberapa bisa program itu dimengerti masyarakat di tingkat kampung, kelurahan, hingga pasar tradisional.

Ia mencontohkan sejumlah agenda utama seperti ketahanan pangan, ketahanan energi, hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Program-program itu, kata Amir, tidak cukup disampaikan lewat slogan. Harus dijelaskan secara utuh: apa tujuannya, mengapa penting, dan apa dampaknya bagi warga.

Dalam konteks inilah peran Ketua DPC dan Fraksi Gerindra di daerah—termasuk Kota Tasikmalaya—menjadi strategis.

Bukan lagi sekadar pemimpin struktural partai, tetapi penghubung antara visi Presiden dan realitas lokal.

Baca Juga:Polri Lawan Tengkulak Jagung dengan KUR dan Bulog, Harga Petani Dijaga Rp6.400 per KilogramEkshibisi Tarung Lagga Striking Kota Tasikmalaya Jadi Panggung Atlet Indoboxing Menuju Level Nasional

“Gagasan besar soal keadilan dan kedaulatan negara yang sering disampaikan Pak Prabowo perlu diterjemahkan ke bahasa politik dan bahasa rakyat yang membumi, relevan dengan kebutuhan daerah,” tegasnya.

Amir menilai, para ketua DPC dan Fraksi Gerindra tidak cukup hanya memahami program secara administratif.

Mereka harus menguasai grand narrative Presiden Prabowo: mengapa kebijakan itu dirancang, apa tujuan strategisnya, dan bagaimana manfaat konkretnya bagi masyarakat.

Dengan penguasaan substansi tersebut, para ketua DPC dan Fraksi Gerindra diharapkan mampu meluruskan disinformasi, menangkal distorsi opini publik, serta membangun kepercayaan warga terhadap arah kebijakan pemerintah.

0 Komentar