Jurnalis Italia: AS Roma Lebih Berpotensi Terjerat Utang Dibandingkan Inter dan Juventus

AS Roma
Ilustrasi AS Roma Tangkapan layar Instagram@officialasroma
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Kondisi keuangan klub-klub Serie A kembali menjadi sorotan tajam media Italia.

Di tengah upaya pemulihan finansial yang dilakukan sejumlah raksasa liga, AS Roma justru dinilai berada dalam posisi paling berisiko dibandingkan klub besar lain seperti Inter Milan dan Juventus.

Penilaian tersebut disampaikan jurnalis ekonomi sepak bola Marco Bellinazzo dari Il Sole 24 Ore, yang berbicara di TMW Radio dalam program Maracaná.

Baca Juga:Leverkusen Incar Bintang Primavera Juventus, Inter Butuh Sihir Marotta untuk Datangkan MuharemovicDaftar Tim Serie A dengan Jumlah Utang Terbanyak: Juventus No 1, Inter di Atas AS Roma dan AC Milan

Bellinazzo menilai bahwa meski situasi keuangan Serie A secara umum belum memasuki fase kritis, kondisinya tetap sangat kompleks dan cenderung memburuk, terutama bagi klub-klub di luar kelompok elite.

Menurut Bellinazzo, terdapat perbedaan mencolok antara klub papan atas dan kelompok menengah ke bawah dalam menghadapi tekanan finansial.

Inter dan Juventus disebut sebagai contoh klub yang mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan, meski masih dibebani utang besar.

“Inter dan Juventus memang masih memiliki tingkat utang yang signifikan, tetapi mereka sedang menguranginya secara bertahap. Faktor utama yang membantu adalah pendapatan besar dari kompetisi internasional,” jelas Bellinazzo.

Partisipasi di Liga Champions dengan format baru, serta keikutsertaan di Piala Dunia Antarklub, memberi dorongan finansial yang sangat penting bagi Nerazzurri dan Bianconeri.

Tambahan pemasukan tersebut mempercepat proses penyehatan keuangan, meski belum sepenuhnya tuntas.

Roma dalam Situasi Paling Rumit

Berbeda dengan Inter dan Juventus, Bellinazzo menyebut AS Roma sebagai klub dengan situasi paling rapuh di antara tim-tim besar Serie A.

Baca Juga:Media Italia Sanjung Penampilan Daniel Maldini: Ia Memberi Warna Baru Lini Depan LazioJuventus Ditahan Imbang Lazio: Spalletti Tuding Wasit Tidak Profesional

Ia menegaskan bahwa suntikan dana besar dari pemilik klub, keluarga Friedkin, justru menjadi indikator betapa seriusnya masalah keuangan yang dihadapi Giallorossi.

“Roma adalah kasus paling rumit. Bukan kebetulan Friedkin telah menginvestasikan sekitar satu miliar euro dalam kurun tiga tahun. Itu dilakukan untuk menutup ketimpangan finansial yang cukup besar,” ujarnya.

Meski demikian, Bellinazzo mengakui bahwa Roma mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan.

Ketimpangan perlahan berkurang, tetapi risikonya masih tinggi, terutama jika klub gagal menjaga stabilitas pendapatan di masa depan.

Bellinazzo juga menekankan pentingnya membaca data utang secara lebih komprehensif.

0 Komentar