Cetak Kemenangan Bersejarah di Anfield, Guardiola Malah Suruh Pemain City “Ngopi”

Pep Guardiola
Pep Guardiolafoto: instagram @ManCity
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Pep Guardiola kembali mencuri perhatian publik sepak bola dengan pernyataan uniknya.

Usai Manchester City menorehkan kemenangan bersejarah di Anfield, markas Liverpool, sang manajer justru mengaku ingin mengajak para pemainnya “minum kopi”.

Ungkapan tersebut bukan sekadar candaan, melainkan metafora yang menggambarkan tuntutan Guardiola soal ketenangan dalam mengambil keputusan di momen krusial.

Baca Juga:Jurnalis Italia: AS Roma Lebih Berpotensi Terjerat Utang Dibandingkan Inter dan JuventusGaji Kenan Yildiz Naik 4 Kali Lipat Usai Perpanjangan Kontrak dengan Juventus

Kemenangan ini memiliki makna khusus bagi Guardiola. Sejak bergabung dengan Manchester City pada 2016, ia baru pertama kali menang di Anfield dengan kehadiran penuh penonton.

City memang pernah menang telak 4-1 di Merseyside pada 2021, namun laga tersebut berlangsung tanpa penonton akibat pandemi Covid-19.

Guardiola bahkan sempat berseloroh bahwa kemenangan itu “tidak benar-benar dihitung” karena atmosfer Anfield yang sesungguhnya baru terasa ketika stadion dipenuhi suporter.

Raihan tiga poin di Anfield jelas menjadi suntikan moral besar bagi City dalam perburuan gelar Liga Inggris.

The Citizens kini memang masih tertinggal enam poin dari Arsenal di puncak klasemen, namun kemenangan di kandang Liverpool memberikan sinyal kuat bahwa tim asuhan Guardiola belum menyerah.

Sebaliknya, kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Liverpool yang tengah berjuang mengamankan tiket Liga Champions musim depan.

Secara permainan, laga di Anfield memperlihatkan dua wajah berbeda. Manchester City tampil dominan di babak pertama dengan catatan 10 tembakan berbanding tiga milik Liverpool.

Baca Juga:Leverkusen Incar Bintang Primavera Juventus, Inter Butuh Sihir Marotta untuk Datangkan MuharemovicAC Milan Bikin Inter Ketar-ketir: Punya Sejarah Raih Scudetto jika Raih 50 Poin dari 23 Laga

Namun dominasi tersebut tak berbuah gol. City justru tertinggal lebih dulu setelah Dominik Szoboszlai melepaskan tendangan bebas spektakuler dari jarak sekitar 30 meter di awal babak kedua.

Tertinggal satu gol di tengah tekanan luar biasa Anfield, City menunjukkan mental juara.

Bernardo Silva mencetak gol penyama kedudukan yang menghidupkan kembali kepercayaan diri tim.

Drama memuncak di menit ke-93 ketika Erling Haaland sukses mengeksekusi penalti setelah Matheus Nunes dilanggar kiper Liverpool, Alisson Becker. Gol tersebut memastikan kemenangan dramatis City.

Meski meraih tiga poin krusial, Guardiola menyoroti kurangnya ketenangan para pemainnya ketika berada di sepertiga akhir lapangan.

Menurutnya, City terlalu terburu-buru dalam mengambil keputusan di area penalti lawan yang membuatnya menyarankan anak asuhnya untuk lebih tenang seperti saat minum kopi.

0 Komentar