Warga Ciamis Berhak Bahagia, Usai PSGC Dipastikan Lolos ke Liga 2 Pegadaian!

PSGC Ciamis lolos Liga 2 Pegadaian 2026
Kolase selebrasi skuad PSGC Ciamis yang dipastikan lolos ke Liga 2 Pegadaian, Sabtu (7/2/2026). istimewa for radartasik.id
0 Komentar

SOLO, RADARTASIK.ID – Hujan turun di Stadion Sriwedari, Solo. Tidak terlalu deras. Tapi cukup untuk membuat rumput licin. Dan jantung berdebar.

Di tempat sejauh itu, warga Ciamis sebenarnya sedang berkumpul di satu titik yang sama: harapan. Harapan yang sudah ditunggu hampir satu dekade. Harapan bernama PSGC.

Sabtu sore, 7 Februari 2026, adalah hari yang pantas dirayakan. Warga Galuh berhak tersenyum. Bahkan menangis. Karena tim kebanggaannya memastikan kembali ke Liga 2—kasta kedua sepak bola nasional.

Baca Juga:Polri Lawan Tengkulak Jagung dengan KUR dan Bulog, Harga Petani Dijaga Rp6.400 per KilogramEkshibisi Tarung Lagga Striking Kota Tasikmalaya Jadi Panggung Atlet Indoboxing Menuju Level Nasional

PSGC Ciamis akhirnya mengunci satu tiket terakhir promosi setelah menundukkan Persiba Bantul lewat drama adu penalti. Skornya 4-2. Setelah sebelumnya bermain imbang 2-2 selama 120 menit.

Pertandingan itu sendiri berjalan seperti naik-turun perasaan. PSGC lebih dulu unggul lewat sundulan Shahih Elang Rishandy di menit ke-23. Gol klasik sepak pojok. Bola mati yang hidup.

Persiba tidak tinggal diam. Tim asal Bantul itu membalas lewat kaptennya, Fachrizal Maulana, juga lewat sundulan. Sama-sama dari sepak pojok. Seolah kedua tim sepakat, sore itu gol hanya lahir dari udara.

Menjelang turun minum, PSGC kembali memimpin. Sidang Iskus mencetak gol di menit ke-45. Skor 2-1. Harapan kembali membesar.

Namun sepak bola jarang memberi jalan lurus. Babak kedua menjadi milik Persiba. Tekanan demi tekanan. Hingga akhirnya sundulan Sandi Samosir di menit ke-73 membuat skor kembali imbang, 2-2.

Ciamis menahan napas. Waktu normal habis. Perpanjangan waktu lewat tanpa gol. Semua diserahkan pada tos-tosan—cara paling kejam sekaligus paling jujur dalam sepak bola.

Di titik itulah mental diuji. Dan PSGC lebih siap. Dua penendang Persiba gagal. Empat algojo PSGC sukses. Skor 4-2. Peluit akhir menjadi bunyi paling merdu bagi warga Ciamis.

Baca Juga:NU 100 Tahun di Kota Tasikmalaya: dari Karnaval Budaya ke Agenda PeradabanBupati Tasik dan Oleh-Oleh Jalan dari Jakarta

PSGC resmi promosi ke Liga 2. Sekaligus memastikan posisi juara ketiga Liga Nusantara 2025/2026.

Bagi orang luar, ini mungkin sekadar hasil pertandingan. Bagi Ciamis, ini soal harga diri. Soal perjalanan panjang sejak terakhir kali PSGC bermain di Liga 2 pada 2017.

Saat itu mereka terdegradasi. Lalu bertahun-tahun berkutat di kasta bawah. Sunyi. Sepi. Kadang nyaris dilupakan. Kini mereka kembali.

0 Komentar