RADARTASIK.ID— Di bawah sorot lampu Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Persib Bandung kembali menegaskan wibawanya.
Malam itu, Jumat, 6 Februari 2026, kandang sendiri menjadi panggung kemenangan saat Malut United FC ditundukkan dengan skor meyakinkan 2-0.
Tiga poin yang diraih bukan sekadar angka, melainkan penegasan posisi Maung Bandung di singgasana puncak klasemen BRI Super League 2025/26 pekan ke-20.
Baca Juga:Cyrus Margono Gabung Persija Jakarta, Menjadi Fondasi Macan Kemayoran di Masa Depan, Kenapa Tidak ke Persib? Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin Buka Suara Soal Pasien Cuci Darah yang Dicoret BPJS Kesehatan
Gol pembuka lahir dari ketenangan Thom Haye saat menunaikan tugas penalti pada menit ke-38.
Stadion bergemuruh, Bobotoh bersorak, seolah memberi isyarat bahwa malam itu akan berakhir manis.
Namun cerita belum sepenuhnya selesai. Drama kecil justru hadir di menit-menit akhir, ketika Saddil Ramdani muncul dari bangku cadangan dan mengubah jalannya kisah.
Masuk pada menit ke-86, Saddil hanya membutuhkan sekejap untuk membayar kepercayaan.
Semenit berselang, ia mencatatkan namanya di papan skor, mengunci kemenangan Persib sekaligus menegaskan statusnya sebagai super sub.
Bagi Saddil, durasi bermain bukanlah ukuran. Yang terpenting adalah seberapa besar kontribusi yang bisa diberikan setiap kali kakinya menapak rumput lapangan.
Pemain sayap itu memaknai golnya sebagai bagian dari kerja kolektif.
“Saya senang bisa membantu tim, bagaimanapun ini bukan tentang saya saja, siapapun yang akan main, siapapun yang mencetak gol, terpenting adalah bagaimana tim ini setiap pertandingan bisa meraih kemenangan dan maksimal saat diturunkan,” kata Saddil Ramdani.
Baca Juga:Malut United Siapkan Taktik Khusus Hadapi Persib Bandung di GBLA, Hendri Susilo Buka-Bukaan Reuni Panas Persib vs Malut United, Bojan Hodak Ingatkan Layvin Kurzawa Dkk untuk Siaga 1
Ia menilai kemenangan bukan soal siapa yang bermain atau siapa yang mencetak gol, melainkan tentang bagaimana seluruh tim mampu tampil maksimal dan konsisten meraih hasil terbaik di setiap pertandingan.
Semangat itulah yang menurutnya menjadi ruh Persib musim ini.
Atmosfer laga kandang pun memberi warna tersendiri.
Bermain di hadapan Bobotoh selalu menghadirkan rasa istimewa, bahkan bagi pemain yang memulai pertandingan dari bangku cadangan.
Dari sisi lapangan, Saddil menyaksikan bagaimana rekan-rekannya berjuang tanpa lelah demi tiga poin.
Upaya itu kini membuahkan hasil, dengan Persib kokoh di puncak klasemen mengoleksi 47 poin, sementara Malut United tetap bertahan di jajaran empat besar dengan 37 poin.
