Alasan Ronaldo Ngambek
Akar masalah Cristiano Ronaldo bermula dari bursa transfer musim dingin yang resmi ditutup pada Senin, 2 Februari.
Kepindahan Karim Benzema ke Al-Hilal menjadi simbol ketimpangan yang dirasakan sang megabintang.
Sementara Al-Hilal aktif memperkuat skuad, Al-Nassr nyaris tak melakukan pergerakan signifikan.
Baca Juga:Media Italia: AC Milan Lakukan Negosiasi dengan Agen Leon GoretzkaKapten Juventus Diincar Manchester United, AC Milan Kebut Perpanjang Kontrak Bartesaghi dan Tomori
Situasi ini disebut memicu kekecewaan Ronaldo terhadap PIF, yang dinilainya tidak memberikan perlakuan setara kepada seluruh klub.
Ronaldo sendiri belum angkat bicara secara terbuka. Namun sejumlah media Portugal seperti Record mengklaim sang pemain telah menyampaikan sikapnya secara informal.
Bahkan muncul spekulasi bahwa peraih lima Ballon d’Or itu mempertimbangkan untuk mengakhiri petualangannya di Arab Saudi lebih cepat, meski kontraknya masih berlaku hingga musim panas 2027.
Isu ini makin besar karena status Ronaldo sebagai pemain dengan bayaran tertinggi di Liga Pro Saudi.
Total gajinya mencapai sekitar €200 juta per musim, atau setara Rp3,4 triliun dengan kurs €1 = Rp17.000. Ia juga dianggap sebagai ikon dan juru bicara paling berpengaruh bagi liga.
Menanggapi situasi tersebut, manajemen Liga Pro Saudi akhirnya angkat suara.
Dalam pernyataan resmi, liga menegaskan setiap klub beroperasi secara independen dengan aturan dan parameter keuangan yang sama.
“Cristiano telah berkontribusi besar sejak datang ke Al-Nassr dan memainkan peran penting dalam pertumbuhan liga. Namun tidak ada individu, seberapa pun pentingnya, yang dapat mendikte keputusan klub,” demikian pernyataan tersebut.
Baca Juga:Bayern Munchen Inginkan Yann Bisseck, Inter Bakal Raup Untung Rp629 MiliarDemi Scudetto dan Liga Champions, Media Italia Sarankan Juventus Segera Perpanjang Kontrak Spalletti
Liga juga menekankan bahwa ketatnya klasemen—dengan hanya selisih beberapa poin di antara empat besar—menjadi bukti keseimbangan kompetisi berjalan sesuai rencana.
Kini, semua mata tertuju pada langkah berikutnya dari Cristiano Ronaldo.
Sekitar setahun lalu, ia telah memperpanjang kontrak hingga 30 Juni 2027 dan berkomitmen menjadi wajah utama sepak bola Saudi.
Sementara polemik masih bergulir, Al-Nassr tetap fokus mengejar gelar domestik dan bersiap tampil di babak 16 besar Liga Champions AFC pada 11 Februari, menghadapi FK Arkadag dari Turkmenistan.
