Laju IHSG Tergelincir di Bawah 8.000, Tekanan Jual Saham Semakin Terasa di Akhir Pekan Ini

Laju IHSG Tergelincir di Bawah 8.000
Laju IHSG Tergelincir di Bawah 8.000, Tekanan Jual Semakin Terasa di Akhir Pekan Ini. Foto: Disway
0 Komentar

Secara teknikal, pola candlestick terakhir membentuk black spinning top yang bersifat bearish, bergerak di bawah rata-rata pergerakan lima hari (MA5), serta didukung sinyal stochastic dead cross.

Kondisi ini memperkuat potensi koreksi lanjutan dalam jangka pendek.

Di tengah situasi pasar yang kurang bersahabat, para analis tetap mencermati sejumlah saham yang dinilai menarik untuk strategi sell on strength.

Empat saham yang masuk dalam radar pemantauan adalah GGRM, UNVR, HMSP, dan JSMR.

Baca Juga:Persib vs Malut United Jadi Reuni Panas Mantan Persib Bandung di GBLA, Kurzawa dan Dion Markx Jalani DebutBabak Baru Persib: Wilujeung Sumping Sergio Castel, Penyerang Baru Persib Bandung, Ini Profil Lengkapnya  

Pada saham GGRM, harga masih bertahan di atas MA5 dan MA20. Namun, pola candlestick menunjukkan sinyal bearish dan harga telah melampaui resistance kedua serta mendekati target, sehingga dinilai lebih aman untuk mengambil keuntungan.

Area resistance berada di 17.650 dengan support di 15.850.

UNVR juga masih bergerak di atas MA5 dan sempat membentuk pola bullish.

Meski demikian, harga telah melewati target yang ditetapkan sebelumnya, sehingga peluang take profit dinilai lebih rasional di tengah pasar yang rapuh. Resistance berada di 2.320 dan support di 2.060.

Untuk HMSP, kondisi teknikal relatif serupa. Harga masih berada di atas MA5 dan MA20, namun sinyal bearish muncul dari pola candlestick dan stochastic dead cross di area jenuh beli.

Dengan harga yang mendekati target, langkah sell on strength dinilai lebih bijak. Resistance tercatat di 925 dan support di 820.

Sementara itu, JSMR juga menunjukkan pola pergerakan yang mengarah pada kehati-hatian.

Meski harga masih bertahan di atas MA5 dan MA20 serta telah menembus resistance pertama, sinyal teknikal mengindikasikan potensi pembalikan arah.

Resistance berada di level 3.920 dan support di 3.530.

Baca Juga:Fantastis, Nobar Persib vs Malut United di CGV Paris van Java Mall Jadi Ruang Alternatif Rasakan Atmosfer GBLAMauro Ziljstra Siap Meledak di Lini Depan Persija Jakarta, Target Pribadinya Begitu Luar Biasa

Di tengah volatilitas yang meningkat, pasar seolah mengingatkan bahwa kehati-hatian masih menjadi mata uang paling berharga bagi investor.

0 Komentar