RADARTASIK.ID – Kekalahan telak Juventus dari Atalanta di Coppa Italia kembali memicu perdebatan besar di Italia.
Bukan semata soal hasil, melainkan dampak psikologis dan arah proyek jangka pendek klub.
Media Italia, khususnya Calciomercato, menilai Juventus tidak punya banyak pilihan selain segera mengambil sikap tegas: memperpanjang kontrak Luciano Spalletti.
Baca Juga:Daniel Maldini: Sarri Meminta Saya Berperan sebagai False Nine di LazioJurnalis Italia: Gara-gara Komisi Agen, Inter Ingin Curi Weston McKennie dari Juventus
Kekalahan 0-3 dari Atalanta memang menyakitkan, namun sejatinya bukan hasil yang sepenuhnya tak terduga.
Yang membuatnya terasa “sensasional” adalah cara Juventus tumbang tanpa melakukan perlawanan berarti serta momentum kekalahan itu sendiri.
Tersingkir dari Coppa Italia menutup satu jalur trofi, sekaligus membuka fase paling krusial dalam musim Bianconeri.
Menurut Calciomercato, hari ini Juventus seharusnya hanya melakukan satu hal, yang pertama dan paling penting: mengumumkan perpanjangan kontrak Luciano Spalletti, yang masa baktinya saat ini akan berakhir pada 30 Juni mendatang.
Sebuah langkah yang dinilai krusial untuk menenangkan ruang ganti, memperkuat otoritas pelatih, dan menjaga stabilitas di tengah badai.
Dengan Coppa Italia yang sudah tak lagi bisa dikejar, Juventus kini memasuki rangkaian laga penentu musim.
Hingga 1 Maret, Bianconeri akan menghadapi jadwal padat dan berisiko tinggi: Juventus vs Lazio, Inter vs Juventus, Galatasaray vs Juventus, Juventus vs Como, Juventus vs Galatasaray, serta Roma vs Juventus.
Baca Juga:Juventus Dihajar Atalanta 3-0, Jurnalis Italia Heran dengan Taktik Pergantian Pemain SpallettiPetinggi AC Milan: Rossoneri Tak Terurus Usai Kepergian Berlusconi
Dalam rentang waktu kurang dari tiga pekan, masa depan musim Juventus akan dipertaruhkan.
Di periode ini, Juventus akan berjuang pada tiga front krusial sekaligus: kembali ke persaingan Scudetto, lolos ke babak 16 besar Liga Champions, dan bertarung langsung dengan rival-rival utama dalam perebutan posisi empat besar Serie A.
Tanpa kejelasan arah, tekanan bisa dengan cepat berubah menjadi beban mental yang menghancurkan.
Karena itu, Calciomercato menegaskan bahwa tim membutuhkan satu hal utama: kepastian dari pelatih.
Para pemain harus tahu bahwa Spalletti bukan sekadar solusi sementara, melainkan figur yang akan tetap memimpin mereka musim depan.
Kepastian ini dinilai sebagai fondasi untuk menghadapi periode sulit dengan kepala dingin dan kepercayaan diri.
Niat baik dari manajemen memang sudah terlihat. Giorgio Chiellini, yang kini memiliki peran strategis di klub, disebut sebagai sosok yang paling aktif menyuarakan kepercayaan kepada Spalletti.
