TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Menteri Agama RI Prof Dr KH Nasaruddin Umar MA melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren (Ponpes) Cipasung dan Sukamanah di Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (5/2/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Nasaruddin bersilaturahmi langsung dengan Pimpinan Ponpes Cipasung, KH Ubaidillah Ruhiat, Pimpinan Yayasan Cipasung KH Acep Adang Ruhiat, serta keluarga besar Ponpes Cipasung.
Kemudian, Menag juga bersilatirahmi dengan Pimpinan Pesantren Sukamanah, KH Acep Tohir Fuad.
Baca Juga:Lari Mundur Bernama Anggaran di Kota Tasikmalaya!Lari dan Arah Pembangunan Kota Tasikmalaya yang Dipertanyakan! (part 4-habis)
Nasaruddin menyampaikan bahwa kunjungannya ke Ponpes Cipasung lebih bersifat kekeluargaan. Dia merasa memiliki kedekatan secara emosional dengan pesantren tersebut sejak lama.
“Kunjungan ini lebih kepada keluarga, karena saya menganggap Ponpes Cipasung ini adalah pondok pesantren yang ikut mendidik ketika kita di PBNU dan saya selalu akrab dengan Cipasung, selalu dekat,” ungkap Nasaruddin.
Ia mengapresiasi perkembangan Ponpes Cipasung yang dinilainya sangat pesat. Termasuk peran para alumninya yang tersebar di berbagai daerah hingga luar negeri.
“Kami datang kesini bersilaturahmi, dan melihat perkembangan pondok pesantren sangat luar biasa. Alumninya dimana-dimana ada. Kemarin kami di Mesir ketemu anak Cipasung. Cipasung itu ada kesatuannya di Mesir,” ujarnya.
Menurut Nasaruddin, Ponpes Cipasung memiliki jasa besar dalam pembangunan sumber daya umat. Pemerintah pun, kata dia, terus hadir dalam pembinaan pesantren agar ke depan dapat berkembang lebih besar.
“Apalagi saya berkecimpung di pontren dan melihat perkembangannya. Kedepan pontren ini bisa lebih besar. MBG sudah masuk, gizi santri lebih baik. Presiden yang menggagas ini,” kata dia.
Ia juga menambahkan bahwa saat ini telah dibentuk direktorat jenderal khusus pesantren, sehingga pembinaan dan perhatian pemerintah terhadap pesantren menjadi lebih intensif.
Baca Juga:Lari dan Suasana Batin Warga Kota Tasikmalaya (Part 3)Pelari Muda MAN 1 Tasikmalaya, Muhammad Yazid Anwar, Borong Medali dan Amankan Tiket Porprov 2026
Menjelang Ramadan, ia mengimbau para santri mengisi bulan Ramadan dengan kegiatan yang lebih produktif dan bermanfaat bagi umat.
“Karena pontren Cipasung ini tidak neko-neko dan pasti diterima semua pihak, dan pontren punya sejarah panjang. Untuk puasa kita tunggu sidang isbat, beda atau sama, itu perbedaan yang biasa,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Barat, H Dudu Rohman, menambahkan kunjungan Menteri Agama ke Ponpes Cipasung merupakan bagian dari safari pesantren di Jawa Barat.
