TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Pemerintah Kecamatan Manonjaya bersama Pemerintah Desa Kamulyan menggelar panen padi organik yang dikelola Kelompok Pemuda Tani Tunas Muda di Kampung Lembursawah, Desa Kamulyan, Kecamatan Manonjaya, Kamis (5/2/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong pertanian berkelanjutan sekaligus memperkuat peran generasi muda di sektor pertanian.
Prosesi panen padi organik tersebut secara simbolis dimulai oleh Wakil Bupati Tasikmalaya H Asep Sopari Al-Ayubi, didampingi jajaran Pemerintah Kecamatan Manonjaya, Pemerintah Desa Kamulyan, kelompok Pemuda Tani Tunas Muda, serta tamu undangan.
Baca Juga:Sekda Kabupaten Tasikmalaya Jadi Staf Ahli, Bupati Lakukan Rotasi dan Mutasi 24 PejabatGP Ansor Kabupaten Tasikmalaya Kuatkan Kader, Gelar Konsolidasi Organisasi di Enam Zona
Panen ini menandai keberhasilan pemuda tani dalam mengembangkan pertanian ramah lingkungan di wilayahnya.
Camat Manonjaya Firman Krisnawan SSos MSi menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para pemuda tani Desa Kamulyan yang dinilainya telah menunjukkan semangat, kerja keras, dan inovasi melalui pertanian padi organik.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan langkah nyata yang tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan dan kesehatan masyarakat.
“Saya selaku Camat Manonjaya merasa sangat bangga. Mengapa? karena yang kita panen hari ini bukan sekadar padi biasa, melainkan padi organik. Terlebih lagi, motor penggeraknya adalah anak-anak muda yang tergabung dalam kelompok pemuda tani tunas muda,” kata Firman.
Ia menilai, di tengah arus modernisasi dan digitalisasi, masih ada pemuda yang mau “turun ka sawah” serta berinovasi melalui pertanian ramah lingkungan.
Firman juga mengajak seluruh pihak, baik pemerintah desa, kelompok tani, maupun masyarakat, untuk terus bersinergi dalam mendorong peran generasi muda agar tidak ragu terjun ke sektor pertanian.
“Saya juga mengajak seluruh pihak, baik pemerintah desa, kelompok tani, maupun masyarakat, untuk terus bersinergi dan saling mendukung, khususnya dalam mendorong peran generasi muda agar tidak ragu terjun ke sektor pertanian,” ungkap Firman.
Baca Juga:Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Aldira Yusup Soroti Penutupan Tambang Emas: WPR Belum Dirasakan Rakyat!Anggota DPRD Jabar Arip Rachman Salurkan 2.500 kWh Listrik Gratis untuk Warga Kurang Mampu di Tasikmalaya
Firman menegaskan bahwa pertanian bukan sektor yang tertinggal, melainkan memiliki potensi besar apabila dikelola dengan inovasi dan kebersamaan.
Ia berharap panen padi organik ini dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani sekaligus menjadi motivasi untuk terus membangun sektor pertanian di wilayah Manonjaya.
