RADARTASIK.ID – Media Italia membantah keras rumor yang menyebut Juventus siap melakukan skema barter dengan Paris Saint-Germain (PSG), menukar Khépren Thuram demi memulangkan Randal Kolo Muani ke Turin.
Isu tersebut belakangan ramai beredar seiring rencana Bianconeri untuk kembali mencari striker nomor 9 baru pada bursa transfer musim panas mendatang.Juventus memang disebut masih menyimpan mimpi untuk membawa kembali Kolo Muani, penyerang timnas Prancis yang menjadi incaran teratas.
Upaya itu sejatinya sudah dilakukan pada hari-hari terakhir bursa transfer Januari, namun negosiasi akhirnya menemui jalan buntu dan gagal terealisasi.
Baca Juga:Beppe Marotta: AC Milan Lebih Diuntungan dalam Perebutan ScudettoMedia Italia: Paolo Maldini Alih Profesi Jadi Pengusaha Real Estate
Situasi tersebut tidak terlepas dari hubungan Juventus dengan PSG yang sempat memburuk.
Pada bursa transfer musim panas sebelumnya, negosiasi panjang terkait Kolo Muani berjalan sangat alot.
Selama hampir tiga bulan, kedua klub berada pada posisi yang kaku dan berjauhan, membuat kesepakatan sulit tercapai.
Meski kemudian terjadi pelunakan sikap berkat kerja mediasi Juventus dan keinginan kuat sang pemain untuk kembali mengenakan seragam hitam-putih, kesepakatan tetap tak terwujud.
Pada akhirnya, Tottenham Hotspur memilih mempertahankan Kolo Muani dan meminjamkannya ke Liga Inggris, sementara Juventus beralih ke opsi lain dengan mendatangkan Lois Openda.
Namun demikian, minat Juventus terhadap Kolo Muani tidak sepenuhnya padam.
Fabrizio Romano, melalui kanal YouTube Italia miliknya, mengungkapkan bahwa negosiasi musim panas lalu memang meninggalkan ketegangan antara Juventus dan PSG.
Meski begitu, situasi tersebut dianggap sebagai dinamika normal dalam bursa transfer.
Baca Juga:Intip Penampilan Dua Pemain Primavera Inter Saat Kalahkan Torino: Kamate Sempuna, Matteo Cocchi Tampil BeraniDaftar Tim Serie A dengan Jumlah Utang Terbanyak: Juventus No 1, Inter di Atas AS Roma dan AC Milan
Romano juga menyoroti kekecewaan Kolo Muani, yang disebut masih memiliki keterikatan emosional dengan Juventus dan merasa nyaman selama berada di Turin.
Pada Januari lalu, Juventus kembali mencoba membuka peluang.
Mereka terlebih dahulu mencapai kesepakatan personal dengan sang pemain, lalu menyusul kesepakatan lisan secara prinsip dengan PSG.
Namun rencana tersebut kembali terhenti karena Tottenham tidak bersedia melepas Kolo Muani di tengah musim, terlebih karena mereka kesulitan mencari pengganti dan tidak mendapat keuntungan finansial berarti dari pemutusan masa pinjaman lebih awal.
Menjelang musim panas, optimisme kembali muncul.
