Hore, IHSG Menguat ke Level 8.146, Bergerak Mantap ke Zona Hijau, Sektor Basic Materials Mencolok  

IHSG Menguat ke Level 8.146
Ilustrasi. Hore, IHSG Menguat ke Level 8.146, Bergerak Mantap ke Zona Hijau. Foto: Disway
0 Komentar

RADARTASIK.ID— Pasar saham Indonesia menutup perdagangan Kamis, 5 Februari 2026, dengan nuansa optimistis.

Sejak bel pembukaan dibunyikan, Indeks Harga Saham Gabungan bergerak mantap di zona hijau.

Hingga penutupan, IHSG berhasil mengunci kenaikan 0,3 persen dan bertengger di level 8.146,72, memperpanjang napas penguatan yang telah terjaga sejak pagi.

Dorongan terbesar datang dari sektor basic materials yang tampil mencolok.

Lonjakan hingga 3,32 persen menjadikan sektor ini motor utama penguatan indeks.

Baca Juga:Saat Padel Mempersatukan Persib dan Musisi Bandung Serta Bobotoh untuk Membantu Korban Bencana CisaruaDenyut Pertandingan Persib vs Malut United Mulai Terasa, Manajemen juga Kirimkan Pesan Penting untuk Bobotoh

Sektor finansial turut memberi bantalan, menyumbang kenaikan 1,16 persen dan menjaga pergerakan IHSG tetap stabil di jalur positif.

Namun, di balik menguatnya indeks, arus dana asing justru masih mengalir keluar.

Catatan PT Reliance Sekuritas Indonesia menunjukkan investor asing mencatatkan penjualan bersih di pasar reguler senilai Rp1,42 triliun.

Sejumlah saham berkapitalisasi besar menjadi sasaran pelepasan, di antaranya BUMI, ANTM, ASII, TLKM, dan BBNI.

Direktur Reliance Sekuritas, Reza Priyambada, menilai penguatan pasar domestik hari ini tak lepas dari sentimen global yang menguntungkan, khususnya kenaikan harga komoditas dunia.

Kondisi tersebut diperkuat oleh melemahnya nilai tukar dolar Amerika Serikat terhadap rupiah, yang memberi ruang bagi pasar saham untuk bergerak lebih lega.

Di saat yang sama, lanskap pasar global menunjukkan arah berbeda.

Bursa saham Amerika Serikat justru menutup perdagangan dengan pelemahan.

Tekanan paling terasa datang dari saham-saham teknologi, dengan emiten besar seperti AMD dan Palantir berada di bawah tekanan jual.

Baca Juga:Terpuji, Persib Kompak Bersama Musisi Bandung Menggalang Dana untuk Korban Bencana Alam CisaruaCatatan Rekor Fantastis Kiper Modern Persib Teja Paku Alam, Jadi yang Terbaik di Super League Musim Ini

Reza mencermati bahwa kekhawatiran investor mulai menguat seiring penilaian bahwa valuasi saham teknologi telah berada di level yang terlalu tinggi.

Meski demikian, peluang penguatan IHSG dinilai belum sepenuhnya tertutup.

Reliance Sekuritas memproyeksikan indeks masih memiliki ruang untuk bergerak naik, dengan area support di level 8.028 dan resistance di kisaran 8.232.

Dari sisi teknikal, pola candle terakhir membentuk formasi two white soldier yang kerap dibaca sebagai sinyal bullish.

Pergerakan ini juga semakin mendekati garis MA5 dan diperkuat oleh indikator stochastic yang membentuk golden cross.

Dengan kombinasi sentimen dan sinyal teknikal tersebut, peluang lanjutan penguatan IHSG dinilai masih terbuka.

0 Komentar