Beppe Marotta: AC Milan Lebih Diuntungan dalam Perebutan Scudetto

Presiden Inter Beppe Marotta
Presiden Inter Beppe Marotta. (Internazionalizando/X)
0 Komentar

“Fakta bahwa Milan menjadi satu-satunya tim yang hanya perlu merencanakan pertandingan liga merupakan sebuah keuntungan, menurut saya,” ungkapnya.

Meski demikian, Marotta menegaskan bahwa Inter tidak ingin menjadikan hal tersebut sebagai alasan.

Nerazzurri, katanya, sudah terbiasa menghadapi musim dengan jadwal yang sangat padat. Pengalaman musim lalu menjadi bukti nyata kapasitas Inter dalam mengelola tekanan.

Baca Juga:Media Italia: Paolo Maldini Alih Profesi Jadi Pengusaha Real EstateIntip Penampilan Dua Pemain Primavera Inter Saat Kalahkan Torino: Kamate Sempuna, Matteo Cocchi Tampil Berani

“Musim lalu kami memainkan 64 pertandingan, mencapai final Liga Champions, dan berjuang hingga akhir dalam perebutan Scudetto,” jelas Marotta.

Baginya, pengalaman itu membentuk mental dan karakter skuad Inter untuk tetap kompetitif di semua ajang.

Ia juga menyinggung perubahan dinamika sepak bola modern, di mana tekanan mental dan motivasi kini memegang peranan sama pentingnya dengan kualitas teknis.

Dalam konteks tersebut, Inter dituntut untuk terus menjaga fokus dan konsistensi, meski harus menghadapi stres fisik dan psikologis akibat jadwal yang padat.

“Kami tidak boleh menyerah. Kami harus menargetkan hasil maksimal di semua kompetisi, sambil menghadapi tekanan psikofisik yang datang bersama komitmen ini,” pungkas Marotta.

Pernyataan sang presiden menegaskan posisi Inter: menyadari keunggulan Milan dalam konteks tertentu, namun tetap percaya diri dengan kekuatan dan pengalaman sendiri.

Perebutan Scudetto pun dipastikan akan berlangsung ketat hingga akhir musim, dengan Inter siap menantang segala rintangan yang ada.

0 Komentar