Pemerintah Ajukan Pembangunan 4 Jalur Jalan Raya di Garut Selatan, Mana Lebih Prioritas?

pembangunan jalan Garut Selatan 2026
Ilustrasi pembangunan 4 jalur jalan raya. olah sigital AI
0 Komentar

GARUT, RADARTASIK.ID – Menjelang datangnya momen mudik nasional Idul Fitri 1447 H/2026, Pemerintah Daerah (Pemda) Garut mengajukan sejumlah rencana pembangunan sejumlah ruas jalur utama di kabupaten Garut.

“Yang menjadi prioritas kita yaitu di jalur pemegatan Singgajaya. Itu kan panjangnya kurang lebih 23 km,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut, Agus Ismail, selepas Apel Operasi Keselamatan Lodaya 2026, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, menjelang hajat tahunan mudik nasional 2026, Pemda Garut telah mengajukan sejumlah anggaran kepada pemerintah provinsi Jawa Barat serta Pemerintah Pusat, untuk pembangunan dan perbaikan jalan utama di Garut, baik di kawasan utara termasuk wilayah Garut Selatan.

Baca Juga:Lagi, Polisi Lakukan Ramp Check Bus di Kota Tasikmalaya: Uji Rem dan Mental Sopir Jelang Lonjakan PerjalananHarus Kredensialing Ulang Gara-gara Ventilator, Kendala RSUD Dewi Sartika Belum Terkoneksi dengan BPJS

“Itu yang sedang kita ajukan melalui program IJD, Infrastruktur Jalan Daerah, dengan Kementerian PU. Insyaallah sudah dilakukan pembahasan, mudah-mudahan di 2026 ini bisa terlisasi,” terangnya.

Buruknya sejumlah fasilitas jalan di wilayah Garut bagian Selatan saat ini ujar dia, menjadi perhatian pemda Garut untuk segera melakukan sejumlah perbaikan jalan.

“Itu sesuai dengan Permen 87 tahun 2021 disitu kan terkaitkan percepatan jabar selatan,” beber dia.

Agis, sapaan akrab Agus Ismail menyatakan, pemilihan jalur selatan menjadi prioritas pembangunan saat ini, Agara memudahkan mobilisasi dan pendistribusian ragam produk alamndi wilayah itu.

“Tidak hanya saja akses perekonomian, mobilitas dari sana juga sangat luar biasa, akses barang, akses orang,” tambah dia.

Khusus jalur Pamegatan-Singajaya sejauh 23 km, ia menilai potensi daerah di sepanjang jalur itu cukup besar sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.

“Kita melihat bahwa wilayah Banyarwangi, Singajaya, Pendey, sampai ke Cibalong itu wilayah-wilayah pertumbuhan,” jelasnya.

Baca Juga:Pesan Bubur Berujung Bogem, Warga Tamansari Kota Tasikmalaya Polisikan Oknum Driver Ojol Tersangka Eksploitasi Terancam Penjara 10 Tahun: Kuasa Hukum Kurang Puas, Polisi Penuhi Berkas Arahan Jaksa

Berdasarkan ajuan yang telah disampaikan pemda Garut, ada empat ruat utama yang menjadi prioritas pembangunan di tahun 2026 dengan total anggaran mendekati angka Rp 200 miliar.

“Pertama adalah Pamegatan Singajaya, itu nilainya Rp 79 miliar, kemudian Talegong Selawi itu Rp 24 miliar, berikutnya adalah Pamalayan-Cicariu-Cikarang kurang lebih Rp 35 miliar. Kemudian Puncak Hamerang, Coblosan Rp 35 miliaran,” ujar dia merinci.

Selain memudahkan pendistribusian barang, Pemda Garut juga tengah mengincar perbaikan sejumlah ruas jalan menuju kawasan wisata di wilayah Garut selatan.

0 Komentar