BANJAR, RADARTASIK.ID – Sebuah mobil Honda Freed berpelat nomor Z 1409 YK milik Nana Herdiana, tenaga ahli gizi RSUD Kota Banjar, dibobol pencuri dengan modus pecah kaca.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa siang (3/2/2026) di depan Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjar, Jalan Kapten Jamhur, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar.
Saat kejadian, kendaraan korban terparkir di bahu jalan depan kantor Dinkes Kota Banjar. Pemilik kendaraan diketahui sedang berada di dalam kantor untuk mengikuti kegiatan.
Baca Juga:Lari dan Arah Pembangunan Kota Tasikmalaya yang Dipertanyakan! (part 4-habis)Lari dan Suasana Batin Warga Kota Tasikmalaya (Part 3)
Salah seorang warga yang berkunjung ke Dinkes Kota Banjar, Ivan Gunawan, mengatakan saat dirinya tiba dan memarkirkan kendaraan bersebelahan dengan mobil korban, kondisi mobil masih utuh.
“Saat tiba (sekitar jam 11an) belum pecah kaca. Kejadian (pecah kaca) sekitar pukul 13.10 lebih, pas ketahuannya saat kunjungan ada kebongkaran (orang dari luar),” katanya.
Ia menuturkan, setelah diketahui terjadi pembobolan, sejumlah pegawai dan pengunjung kantor langsung keluar untuk melihat kendaraan yang menjadi korban. Mobil Honda Freed tersebut diketahui sudah dalam kondisi dibobol.
Pemilik kendaraan, Nana Herdiana, mengaku tiba di kantor Dinkes sekitar pukul 13.00 dan langsung menuju lantai dua untuk membuka kegiatan rapat terkait gizi.
“Selang sekitar 10 menitan, dapat info kejadian pecah kaca dari salah seorang pegawai dinkes (mobil Freed warna silver) pecah kaca,” jelasnya.
Saat turun ke lokasi parkir, Nana mendapati kaca samping kanan mobilnya sudah pecah. Sebuah tas yang disimpan di bagian tengah antara dua kursi depan juga telah raib.
Tas tersebut berisi satu unit laptop dan uang tunai sebesar Rp3 juta yang merupakan uang organisasi Persatuan Ahli Gizi Kota Banjar.
Baca Juga:Pelari Muda MAN 1 Tasikmalaya, Muhammad Yazid Anwar, Borong Medali dan Amankan Tiket Porprov 2026MAN 1 Tasikmalaya Borong Piala, Sabet Gelar Juara Umum Penegak se-Jawa Barat di Ajang Ekspresi ke-16
“Yang hilang laptop sama uang tunai Rp3 juta, kerugian sekitar Rp5 jutaan,” ujarnya.
Ia mengaku pasrah atas kejadian tersebut dan menganggapnya sebagai musibah. Kapolsek Banjar AKP Yudy Ristiyanto mengatakan pihaknya menerima laporan pencurian dengan modus pecah kaca yang terjadi di Jalan Kapten Jamhur, tepatnya di depan Kantor Dinkes Kota Banjar.
“Baru 10 menit kemudian ada pemberitahuan mobil dibobol, dengan modus pecah kaca. Korban kemudian turun dan barang berharga laptop dan uang tunai sudah tidak ada,” ujarnya.
