Akses Jalan Masih Kubangan, SMA Negeri 11 Kota Tasikmalaya Terjebak Jadi Sekolah Tanpa Murid

akses jalan SMA Negeri 11 Kota Tasikmalaya
Akses jalan menuju SMAN 11 Tasikmalaya yang ditutup portal. Ayu Sabrina Barokah / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

Di sisi lain, infrastruktur dasar yang semestinya menjadi karpet merah justru masih berupa tanah merah.

Sekolah sudah ada, tapi jalan belum siap. Gedung megah berdiri, tetapi murid belum bisa datang.

Pemerataan pendidikan akhirnya terhambat oleh persoalan paling klasik: akses.

Dian menegaskan bahwa jalan bukan sekadar fasilitas pelengkap, melainkan syarat utama agar hak pendidikan bisa diakses secara aman dan setara.

Baca Juga:Lagi, Polisi Lakukan Ramp Check Bus di Kota Tasikmalaya: Uji Rem dan Mental Sopir Jelang Lonjakan PerjalananHarus Kredensialing Ulang Gara-gara Ventilator, Kendala RSUD Dewi Sartika Belum Terkoneksi dengan BPJS

“Tanpa jalan yang layak, sekolah ini sulit berfungsi optimal. Akses itu bukan tambahan, tapi kebutuhan dasar,” tegasnya.

Kondisi ini menjadi pengingat bahwa membangun gedung sekolah tanpa menyiapkan jalannya sama saja seperti membuka pintu tanpa membuat tangga.

Pendidikan memang hak semua warga, tetapi di Bungursari, hak itu masih harus melewati kubangan. (ayu sabrina barokah)

0 Komentar