IAIT Fest Dorong Dakwah yang Kreatif, Wadah Pembinaan Karakter Pelajar

SINERGI
Rektor IAIT Dr Ade Zaenul Muttaqin, Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra bersama seluruh undangan foto bersama usai acara pembukaan IAIT Fest di aula kampus, Senin (2/2/2026). (Fitriah Widayanti/Radartasik.id)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Dalam upaya mengembangkan potensi, bakat dan minat generasi muda di tengah tantangan era digital, Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Institut Agama Islam Tasikmalaya menggelar IAIT Fest yang diisi dengan berbagai perlombaan di bidang keagamaan, bahasa dan seni.

Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 2 hingga 4 Februari 2026 dengan diikuti oleh pelajar tingkat SMA/SMK/MA dari berbagai sekolah di Kota Tasikmalaya.

Melalui berbagai perlombaan tersebut, para pelajar tidak hanya difasilitasi untuk menyalurkan kemampuan dan bakat yang dimiliki, tetapi juga diperkenalkan pada atmosfer akademik perguruan tinggi berbasis keislaman.

Baca Juga:Indosat Ulurkan Kepedulian Pasca Bencana, Hadir di Tengah Warga Bandung BaratHadirkan Snack Viral dan Baju Serba Rp 50 Ribu, Ramayana Tasikmalaya Resmi Dibuka

Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut, pembukaan IAIT Fest pada Senin (2/2/2026) turut dihadiri Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra serta perwakilan Polres Tasikmalaya Kota.

Kehadiran unsur pemerintah daerah dan aparat keamanan tersebut sekaligus memperkuat legitimasi kegiatan yang mengusung nilai edukatif dan religius.

Rektor IAI Tasikmalaya, Dr Ade Zaenul Mutaqin MAg, menempatkan IAIT Fest sebagai bagian dari strategi kampus dalam mempererat relasi dengan sekolah-sekolah menengah.

Menurutnya, kegiatan ini tidak dimaknai sebatas kompetisi, melainkan sebagai pintu masuk pembinaan kader potensial di bidang keagamaan dan pendidikan.

“IAIT Fest ini bagaimana pertama kita merekrut siswa-siswa dalam rangka membangun silaturahim antara kampus dengan pihak sekolah. Tujuannya adalah bagaimana kita ingin melahirkan generasi-generasi yang potensial di bidang keagamaan dan pendidikan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ade menegaskan bahwa pembinaan tersebut diarahkan pada penguatan kemampuan yang selama ini telah berkembang di lingkungan sekolah. Kampus, kata dia, membuka ruang kolaborasi agar potensi siswa dapat terus diasah secara terarah dan berkelanjutan.

“Kami ingin terus berkolaborasi dengan pihak sekolah dalam pembinaan kader-kader potensial, baik itu dalam bidang tahfiz, tahsin, bahasa Arab, lomba debat, MTQ dan bidang lainnya,” kata Ade.

Baca Juga:5 Laptop Acer Paling Laris di Acer Official StoreProgram JKN Menjangkau 282,7 Juta Jiwa, Ratusan Kepala Daerah Terima UHC Awards 2026

Seluruh rangkaian perlombaan dalam IAIT Fest disusun sejalan dengan tema Revitalisasi Dakwah Kreatif sebagai Media Pembentukan Karakter Islam di Era Digital.

Tema tersebut dipilih sebagai respons atas realitas generasi muda yang semakin lekat dengan dunia digital, sehingga pendekatan dakwah dituntut hadir secara kreatif dan inovatif tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

0 Komentar