RADARTASIK.ID – Harbin adalah kota musim dingin ikonik yang terkenal dengan festival es yang megah dan pemandangan salju yang menakjubkan di China.
Fenomena prompt ai untuk edit foto di Harbin China telah menjadi tren di kalangan traveler dan content creator karena kemampuan teknologi ini mengubah foto biasa menjadi karya visual estetik yang realistis.
Dengan bantuan teknologi AI seperti Gemini AI, foto liburan kini bisa diedit layaknya hasil jepretan profesional hanya lewat perintah teks sederhana dan alat edit foto berbasis kecerdasan buatan.
Prompt AI untuk Edit Foto di Harbin
Baca Juga:Rekomendasi Lip Cream Tahan 6–8 Jam yang Ringan di Bibir, Cocok untuk Aktivitas SeharianReview B Erl Beauty Lip Matte Cream yang Bisa Dipakai Seharian Tanpa Cracky
Berikut 5 prompt AI siap pakai untuk mengubah foto pengguna menjadi estetik, realistis, dan menarik di Harbin:
1. Pose Menatap ke Kamera di Central Street
“Edit foto ini agar pengguna terlihat sedang berdiri di Central Street, Harbin, pada sore hari di musim dingin.
Tambahkan lampu jalan hangat dan salju yang lembut turun di sekitar.
Wajah pengguna jelas, tatapan hidup langsung ke kamera, ekspresi natural tersenyum ringan.
Pakaian terlihat sesuai musim dingin, realistis, dengan bayangan lembut dan pencahayaan hangat, latar belakang gedung berarsitektur Eropa tetap tajam dan estetik.”
2. Duduk di Bangku di Taman Ice and Snow World
“Transformasikan foto ini sehingga pengguna duduk santai di bangku taman Harbin Ice and Snow World.
Salju tebal di tanah dan pahatan es besar di latar belakang terlihat hidup.
Tatapan mata pengguna fokus ke depan, ekspresi damai dan natural.
Baca Juga:Masih Touch Up Berkali-kali? Coba Lip Cream Matte Terbaik yang No Transfer Proof IniEdit Foto di Cafe Kucing Jadi Viral dengan Prompt Gemini AI yang Simpel Ini
Tambahkan efek cahaya dari lampu es yang berwarna lembut, pakaian musim dingin realistis, dan bayangan halus agar foto tampak estetik tanpa terlihat seperti buatan AI.”
3. Berjalan di Jalan Salju dengan Lampu Jalan
“Edit foto pengguna seakan berjalan di jalan salju Harbin saat malam hari, diiringi cahaya hangat dari lampu jalan kuno.
Tatapan mata pengguna diarahkan ke depan, ekspresi ringan dan percaya diri.
Salju halus jatuh di sekitar kaki, bayangan dan cahaya realistis.
Latar belakang menampilkan bangunan tua Harbin dengan detail arsitektur tetap jelas, suasana estetik dan realistis, tidak terlihat seperti hasil AI.”
