TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Pemerintah Kota Tasikmalaya harus mulai menyiapkan stok Sumber Daya Manusia (SDM) terbaik untuk mengisi jabatan strategis eselon II.
Pasalnya, sepanjang tahun 2026 ini, sebanyak delapan pejabat pimpinan tinggi pratama dipastikan memasuki masa purnabakti.
Berdasarkan data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tasikmalaya, delapan pejabat eselon II yang pensiun tahun ini yakni:
1. Kepala Dinas Sosial H Budy Rahman.
2. Kepala BPKAD H Tedi Setiadi.
3. Kepala DPMPTSP H Dudi Mulyadi.
4. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman H Nanan Sulaksana.
5. Kepala Bappelitbangda H Apep Yosa.
6. Asisten Daerah III H Asep Maman Permana.
7. Staf Ahli Wali Kota Dudi Holidi.
8. Asisten Daerah I H R Riza Setiawan.
Baca Juga:Lagi, Polisi Lakukan Ramp Check Bus di Kota Tasikmalaya: Uji Rem dan Mental Sopir Jelang Lonjakan PerjalananHarus Kredensialing Ulang Gara-gara Ventilator, Kendala RSUD Dewi Sartika Belum Terkoneksi dengan BPJS
Delapan kursi yang ditinggalkan para pejabat tersebut menambah daftar jabatan eselon II yang sebelumnya sudah kosong, yakni di Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Total, kursi pimpinan OPD yang lowong kian menyerupai bangku ruang tunggu yang belum juga terisi penumpang.
Kepala BKPSDM Kota Tasikmalaya Gun Gun Pahlagunara mengatakan, pemerintah daerah saat ini tengah memetakan dampak purnabakti tersebut terhadap struktur birokrasi, seiring pembahasan penataan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK).
“Masalah pengisian OPD akan diberlakukan 2027. Sekarang kami persiapkan dulu. Nanti akan kelihatan berapa jabatan struktural yang tersisa, baru kita perhitungkan,” ujarnya dalam rapat pembahasan SOTK di ruang rapat paripurna, Senin (2/2/2026).
Ia menambahkan, bukan hanya pejabat eselon II yang memasuki masa purnabakti tahun ini.
Sejumlah pejabat eselon III juga akan menyusul pensiun, sebagian di antaranya terjadi pada pertengahan tahun hingga awal Januari 2027.
“Tahun ini ada delapan kepala dinas yang pensiun. Eselon III juga ada beberapa. Kami punya peta jabatan, termasuk perencanaan jangka panjangnya,” jelas Gun Gun.
Baca Juga:Pesan Bubur Berujung Bogem, Warga Tamansari Kota Tasikmalaya Polisikan Oknum Driver Ojol Tersangka Eksploitasi Terancam Penjara 10 Tahun: Kuasa Hukum Kurang Puas, Polisi Penuhi Berkas Arahan Jaksa
Pemerintah Kota Tasikmalaya menilai momentum purnabakti ini sebagai bagian penting dalam penataan kelembagaan.
Penyesuaian struktur OPD dinilai perlu agar sejalan dengan kebutuhan riil pelayanan publik, efisiensi anggaran, serta arah kebijakan pembangunan daerah ke depan.
