CEO Sassuolo Tak Setuju Inter Dikenai Sanksi Akibat Lemparan Petasan ke Emil Audero

Giovanni Carnevali
Giovanni Carnevali Foto: Tangkapan layar Instagram@seriea
0 Komentar

Inter telah memastikan akan menuntut pertanggungjawaban para pelaku. Sementara itu, keputusan dari Hakim Olahraga dijadwalkan keluar dalam waktu dekat.

Nerazzurri diperkirakan akan dijatuhi denda besar, disertai kemungkinan sanksi tambahan terhadap Curva Nord di San Siro.

Laga kandang Inter berikutnya akan berlangsung pada Sabtu malam, 14 Februari, menghadapi Juventus.

Baca Juga:Ditolak Lima Pemain, Inter Disarankan Beli Kembali Anak Legenda dan Permanenkan Manuel AkanjiMedia Italia: Chivu Larang Frattesi Hengkang ke Nottingham Forest

Di level pemerintah, Kementerian Dalam Negeri Italia (Viminale) juga telah bergerak cepat dengan memajukan rapat Observatorium Nasional untuk Acara Olahraga.

Sikap tegas Menteri Dalam Negeri Matteo Piantedosi terhadap segala bentuk kekerasan berpotensi berujung pada larangan bertandang bagi suporter Inter selama setidaknya tiga pertandingan Serie A.

Sementara itu, kondisi pelaku utama insiden justru tergolong kritis.

Pria berusia 40 tahun asal Romagna, yang tidak memiliki catatan kriminal sebelumnya, ditemukan membawa petasan dan sejumlah suar dan telah dilaporkan ke pihak berwajib.

Setelah mendapat perawatan awal di Cremona, pelaku dipindahkan ke rumah sakit di Modena untuk menjalani serangkaian operasi rumit.

Ledakan petasan tersebut membuat beberapa jarinya hancur, dan ia bahkan terancam kehilangan satu tangan.

Penyelidikan terus berlanjut. Digos Kepolisian Cremona kini menelusuri rekaman kamera pengawas Stadion Zini untuk memastikan secara detail kronologi dan tanggung jawab masing-masing pihak.

Tak hanya itu, kericuhan juga terjadi pada Minggu malam saat sekelompok suporter Inter dalam perjalanan pulang ke Milan dengan kereta api.

Baca Juga:Daftar 3 Striker Incaran AC Milan Usai Gagal Datangkan Mateta: Allegri Inginkan Moise KeanResmi! Foggia Rekrut Adik Kandung Bintang Inter Milan dan Pemain Lulusan Akademi AS Roma

Bentrokan dengan kelompok ultrà Nerazzurri menyebabkan empat pemuda berusia 23 tahun asal Afrika Utara mengalami luka-luka.

Insiden ini kembali menegaskan betapa seriusnya masalah keamanan dan kekerasan yang kini membayangi sepak bola Italia.

0 Komentar