RADARTASIK.ID — Saat ini terjawab alasan Dion Markx bergabung Persib Bandung dan menjadi bagian dari Dream Team Persib 4.0.
Ya, saat ini Persib memiliki Dream Team 4.0, setelah Dream Team 1.0 era 1980-an hingga pertengahan 1990-an, lalu Dream Team Persib 2.0 era Persib juara LSI 2014.
Kemudian Dream Team Persib 3.0 era back to back juara zaman David da Silva cs.
Dan sekarang Dream Team Persib 4.0 era Thom Haye dkk.
Baca Juga:Lokasi Nobar Persib Lawan Persis Solo yang Seru dan Nyaman di Kota Bandung, Ini Cara Daftar dan Harga TiketnyaTegas Tanggapi Dirut BEI Mundur, Purbaya: Kesalahan Dia Fatal, Tak Nge-Follow-up Masukan
Salah satu yang menjadi pemain baru Persib dalam Dream Team 4.0 yaitu bek anyar Persib Bandung, Dion Markx.
Dion Markx menyatakan kesiapannya untuk bersaing dengan para pemain belakang lain demi mengamankan posisi di skuad asuhan Bojan Hodak.
Ia menuturkan bahwa dirinya sama sekali tidak ragu menerima tawaran dari klub asal Bandung tersebut.
Dion menjelaskan, ketertarikannya terhadap Persib Bandung sudah tumbuh sejak ia memperkuat tim nasional Indonesia U-23.
Pada periode itu Dion Markx mulai rutin mengikuti perkembangan kompetisi sepak bola Tanah Air.
Dion Markx menilai Persib Bandung sebagai klub besar dengan catatan prestasi membanggakan, termasuk keberhasilan meraih gelar juara secara beruntun.
Hal tersebut menjadi salah satu faktor yang membuatnya merasa antusias menerima pinangan Maung Bandung pada awal Februari 2026.
Baca Juga:Efek Dirut BEI Mundur, Kata Purbaya: Ini Sentimen Positif, Saatnya Serok-Serok!Mundur dari Dirut BEI, Ini Profil Perjalanan Karier dan Latar Belakang Pendidikan Iman Rachman
Pemain berusia 20 tahun itu juga mengungkapkan bahwa pelatih Bojan Hodak secara langsung menghubunginya dalam proses perekrutan.
Menurut Dion, sang pelatih menyampaikan pendekatan yang lugas dan komunikatif.
Nah hal itu sekaligus memaparkan kelebihan yang dimilikinya serta aspek-aspek yang masih perlu dikembangkan agar dapat berkontribusi maksimal bagi tim.
Meski harus bersaing dengan sejumlah bek berpengalaman seperti Frederico Barba, Patricio Matricardi, Julio Cesar, hingga Layvin Kurzawa, Dion menegaskan bahwa situasi tersebut tidak membuatnya ciut.
Pemain berdarah Palembang itu menilai usianya yang masih muda dan semangat kompetitif menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan internal di dalam tim.
“Saya masih muda dan kompetitif. Saya siap untuk bersaing,” ujar Dion Markx, Minggu 1 Februari 2026.
