Tangani Kebakaran, Mobil Damkar Kota Banjar Mogok Saat Pulang

Damkar kota banjar mogok
Petugas Damkar dibantu warga mendorong unit yang mogok usai tangani kebakaran. (IST)
0 Komentar

BANJAR, RADARTASIK.ID – Armada Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Banjar mendadak mogok. Celakanya, armada itu mogok dalam kondisi genting.

Ada rumah kebakaran di Langensari pada Sabtu (31/1/2026). Itu rumah milik Mia Manggarani (58) di Lingkungan Sidamukti RT 02 RW 05 Kelurahan Muktisari.

Dua armada pemadam kebakaran dikerahkan, petugas dengan cekatan berhasil memadamkan api.

Baca Juga:Lari yang Berubah Makna di Kota Tasikmalaya! (Part 1)Gelorakan Kedisiplinan, 93 Sekolah Ikuti LKBB Grilya Mustofa Nasional di MAN 1 Tasikmalaya

Tugas selesai. Armada beserta kru pemadam pulang. Sialnya, dalam perjalanan satu di antara armada itu malah mogok. Tak bisa menyala.

Alhasil, petugas Damkar Kota Banjar harus meminta pertolongan warga untuk mendorong unit yang tak berdaya itu agar bisa hidup kembali.

Akhirnya mobil berhasil menyala dan melanjutkan perjalanan ke markasnya.

Kepala UPTD Damkar Kota Banjar, Aam Amijaya, mengaku prihatin setelah mendengar laporan rekan-rekannya tentang armada yang mogok.

“Anggota sempat mendorong armada beberapa meter karena mogok, dengan harapan mesin bisa nyala kembali,” ucapnya Minggu (1/2/1026).

Untungnya, kata dia, mobil yang telah berjasa memadamkan banyak kejadian kebakaran itu bukan mogok ketika berangkat. Bayangkan kalau mogoknya ketika hendak menangani rumah yang terbakar. Bisa runyam.

Setelah dianalisa, penyebab mogok itu ternyata baterai yang sudah usang. Sudah tidak maksimal lagi menyimpan arus.

Selain masalah baterai atau accu, mobil damkar milik Pemkot Banjar ini juga dari segi fisik memang sudah usang. Itu juga disinyalir membuat kendaraan sering ngadat.

Baca Juga:Logay, Nama yang Terlalu Banyak Gaya!Wajah Baru Pengurus PAC PDIP Tamansari, Imam Mulyana Isi Kursi Sekretaris

“Kami sudah berupaya melakukan pemeliharaan, tapi karena kondisi armada Damkar memang sudah sangat tua maka sering mogok,” ujarnya.

Sementara itu, dijelaskannya kebakaran rumah Mia diduga akibat korsleting listrik. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 05.20 WIB.

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.15 WIB. Sementara, seluruh bangunan rumah beserta isinya tidak ada yang selamat.

Beruntung tidak ada korban jiwa, karena pemilik rumah langsung menyelamatkan diri keluar rumah.

“Kerugian ditaksir puluhan juta rupiah, berdasarkan hasil asesment sementara petugas di lapangan,” terangnya.

Terpisah, Kapolsek Langensari AKP Yosua Sori Hamonangan mengatakan dugaan kebakaran dari korsleting listrik di kamar ketiga rumah milik korban.

“Anak korban melihat kepulan asap keluar dari dinding kamar ketiga, lalu meminta tolong ke tetangga ayahnya (Saringat) sedang tidur di kamar kedua,” jelasnya.

0 Komentar