Lapangan Tenis di Kota Banjar Dianggap Kurang Memadai

lapang tenis kota banjar
Ketua Pelti Kota Banjar, H Barnas, usai dikukuhkan menjadi Ketua Pelti Kota Banjar masa bhakti 2026-2030, Sabtu (31/1/2026) di Pendopo. (ISTIMEWA)
0 Komentar

BANJAR, RADARTASIK.ID – Fasilitas lapangan tenis yang biasa digunakan para atlet berlatih di kompleks Taman Kota Lapang Bhakti Kota Banjae dianggap kurang memadai.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Pengurus Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti) Kota Banjar H Barnas, Minggu (1/2/2026).

“Saat ini masih terkendala dengan lapangan tenis yang kurang memadai, karena tempat untuk berlatih atlet cuma ada satu, hanya di tamkot,” ucapnya.

Baca Juga:Lari yang Berubah Makna di Kota Tasikmalaya! (Part 1)Gelorakan Kedisiplinan, 93 Sekolah Ikuti LKBB Grilya Mustofa Nasional di MAN 1 Tasikmalaya

Pihaknya meminta dukungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar untuk menambah lapangan tenis. Jika tidak bisa, minimal merenovasi yang ada, agar pembinaan atlet berjalan maksimal.

Terlebih, saat ini terdapat 12 klub di cabang olahraga (cabor) tenis lapangan yang aktif berlatih. Pihaknya akan fokus melakukan pembinaan atlet sesuai jenjang usianya.

“Di kami (Pelti Kota Banjar) masih terkendala sarana berlatih. Karena cuma ada satu lapangan saja, sementara ada 12 klub sehingga tidak cukup,” jelasnya.

Dengan terpaksa, saat latihan para atlet harus bergantian. Pihaknya membutuhkan dukungan fasilitas lapangan tenis baru.

Meski saat ini masih minim fasilitas, namun Pelti Kota Banjar mengirimkan delegasi satu atlet putri pada Porprov Jawa Barat 2026.

Wali Kota Banjar H Sudarsono mengatakan, di bawah kepengurusan yang baru, pihaknya optimis dapat melahirkan atlet-atlet tenis berbakat dan profesional.

“Terkait keinginan Pelti ingin ada perbaikan fasilitas, kita akan pertimbangkan. Karena saat ini kondisi kita (Pemkot Banjar) sedang menghadapi efisiensi,” ujarnya. (Anto Sugiarto)

0 Komentar