Hanya 4 Galian C yang Berizin, Ekologi Bungursari Terancam saat Pemkot Tasikmalaya Sibuk Urus Jalan Rusak

galian C ilegal di Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya
Galian C di Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya. Ayu Sabrina Barokah / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID

Aktivitas galian C di Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, kembali memantik keresahan warga.

Ancaman kerusakan ekologis, risiko keselamatan lingkungan, hingga dampak sosial terhadap permukiman dan sekolah menjadi keluhan utama masyarakat.

Namun ironisnya, di tengah jeritan soal lingkungan hidup, Pemerintah Kota Tasikmalaya justru lebih banyak membahas perbaikan jalan rusak yang dilalui truk-truk pengangkut material tambang.

Baca Juga:Ketua DPRD yang Terlalu Aman!IKA PMII Sebut Memimpin Kota Tasikmalaya Bukan Lari dari Dialog!

Seolah persoalan utama Bungursari hanyalah aspal yang terkelupas, bukan tanah yang terkoyak.

Bagi warga, pendekatan tersebut dinilai hanya mengobati gejala, bukan menyentuh akar masalah. Kerusakan jalan hanyalah konsekuensi dari aktivitas tambang.

Selama galian pasir dan batu masih berlangsung—terutama yang diduga tak berizin—lalu lintas truk bermuatan berat akan terus menggerus lingkungan dan ruang hidup warga.

“Kalau tambangnya masih jalan, mau diperbaiki berapa kali pun jalannya akan rusak lagi,” keluh salah seorang warga.

Pemkot: Prioritas Infrastruktur, Tapi Belum Cek Lokasi

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, menyebut pemerintah daerah harus menentukan skala prioritas pembangunan di tengah keterbatasan anggaran.

Menurutnya, infrastruktur memang penting, tetapi bukan satu-satunya fokus.

“Prioritas atau bukan melihat itu sebagai prioritas gitu kan, tapi infrastruktur mana nih yang memang harus kita dahulukan terlebih dahulu. Tapi perencanaannya sudah masuk di 2026,” ujarnya.

Viman menambahkan bahwa anggaran daerah juga harus memperhitungkan sektor lain seperti kesehatan, kebencanaan, dan pendidikan.

Baca Juga:Turnamen Basket Cypher Cup Kota Tasikmalaya Berakhir, SMAN 1 dan SMAN 5 Jadi JuaraKasus Eksploitasi Anak Viral, UPTD PPA Kota Tasikmalaya Ungkap Edukasi Sekolah Sudah Dilakukan Sejak Lama

“Bukan hanya dari segi infrastruktur saja, tapi ke kesehatan, ke bencana, kemudian juga ke pendidikan itu kan harus kita perhatikan,” katanya.

Soal kondisi jalan di kawasan terdampak galian C, Viman mengaku belum meninjau langsung lokasi. Ia hanya mengandalkan laporan teknis dari dinas terkait.

“Saya secara langsung memang belum cek, tapi dari Kadis PUTR dan perangkat teknis sudah ke sana dan mengecek, laporannya ke saya,” ujarnya.

Rp7,6 Miliar untuk Jalan, Tapi Tambang Tetap Jalan

Kepala Dinas PUTR Kota Tasikmalaya menjelaskan bahwa perbaikan tiga ruas jalan di wilayah Sukalaksana membutuhkan anggaran sekitar Rp7,6 miliar.

0 Komentar